News

Usai PDNS 2 Diserang Ransomware, Ini Tanggapan Menkominfo Budi Arie Ketika Didesak Mundur

Oleh: Wahyu Vitaarum Rabu 03 Jul 2024, 14:50 WIB
Menkominfo Budi Arie

AYOJAKARTA.COM -- Budi Arie, Menkominfo adalah sosok yang mencuri perhatian belakangan ini.

Apalagi setelah Serangan ransomware Brain Cipher mengguncang Pusat Data Nasional Sementara (PDNS) pada 20 Juni 2024 lalu.

Perannya sebagai Menkominfo kini dipertanyakan publik terkait serangan cyber oleh ransomware.

Bukan tanpa sebab, akibat serangan ransomware ada setidaknya 282 institusi pemerintah yang mengalami gangguan.

Jelas, hal tersebut memberi dampak signifikan bagi seluruh aktifitas pemerintahan.

Baca Juga: PDNS 2 di Serang Ransomware, Putra Aji Adhari White Hacker Bocorkan 7 Cara Amankan Data Cyber Attack

Isu Mundurnya Menkominfo Budi Arie

Terkait guncagan tersebut, kini Budi Arie disebut-sebut lebih baik mundur dari jabatannya.

Nyatanya, belum lama muncul sebuah petisi dari Safenet yang menggalang ribuan suara dari masyarakat agar Menkominfo Budi Arie mundur.

Diterpa isu tersebut, Menkominfo Budi Arie memilih bungkam dan tak mau menanggapi hal itu, dikutip ayojakarta.com dari YouTube Metro TV pada Rabu (03/07/2024).

"Ah, no comment kalau itu," kata Budi Arie.

Baca Juga: Update Peretasan Data PDNS 2! Brain Cipher Akui Bertanggung Jawab atas Serangan Ransomware, Sebut Akan Lakukan Pembebasan Gratis?

Terlepas dari isu tersebut, update terbaru yang dikutip ayojakarta.com dari Twitter mengungkap bahwa Brain Cipher adalah pihak yang melakukan serangan ransomware pada Pusat Data Nasional Sementara (PDNS).

Pihak hacker mengaku batal meminta tebusan sejumlah US$8 juta, melainkan akan memberikan kunci dekripsi secara gratis pada hari ini, Rabu (03/07/2024).

Jelas kabar ini begitu membuat heboh dan munculnya beragam spekulasi terkait motif pembobolan data tersebut.***

Reporter Wahyu Vitaarum
Editor Fathul Amanah