AYOJAKARTA.COM - Praktisi hukum Herwanto Nurmansyah mendesak pihak kepolisian untuk segera memeriksa Pegi Setiawan asal Cianjur terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus pembunuhan Eki dan Vina Cirebon.
Dalam pernyataannya, Herwanto Nurmansyah menegaskan pentingnya pemeriksaan ini untuk mengklarifikasi berbagai spekulasi yang berkembang di masyarakat.
"Yang pertama karena namanya bisa kita katakan 100% sama. Yang kedua, dia tinggal di Jawa Barat juga. Nah, yang lebih menguatkannya lagi ternyata dia adalah anggota dari Mooraker, anak motor itu. Bisa dipastikan tuh kalau enggak salah justru dia sekretarisnya di anggota motor Monreer itu," kata Herwanto Nurmansyah, dikutip dari Youtube Intens Inverstigasi, Selasa (2/7/2024).
Herwanto Nurmansyah juga menjelaskan alasan mengapa ia menyampaikan informasi tersebut kepada pihak kepolisian.
Dalam konteks ini, Pegi Setiawan dari Cianjur perlu datang ke pihak kepolisian untuk memberikan keterangan dan membuktikan segala tuduhan yang diarahkan padanya.
"Kalau perlu tes DNA, banyak yang menduga bahwa dia ini anak dari mantan Bupati ya. Tes DNA biar jelas. Setelah itu selesai, kan dia bisa tidak terganggu terus-menerus," tegasnya.
Herwanto juga menyoroti peran netizen yang aktif mengeluarkan dugaan-dugaan dan bukti-bukti terkait Pegi Setiawan asal Cianjur sebagai patut diduga pembunuh Eki dan Vina.
"Memang ya kalau saya melihat dari peristiwanya, yang pertama saya mau mengatakan dulu, saya memang tidak yakin Pegi Setiawan yang ditangkap sekarang itu pelakunya. Kenapa saya tidak yakinnya? Karena tidak ada petunjuk atau benda-benda yang mengarah bahwa dia pelakunya," jelas Herwanto.
Herwanto menambahkan bahwa dugaan netizen terhadap Pegi Setiawan asal Cianjur cukup kuat.
"Yang menguatkan ini pertama, dia anak motor tadi, moonraker, kemudian dia punya banyak massa. Awalnya memang orang menduga bahwa ini jangan-jangan anak pejabat, kan logikanya enggak mungkin kalau perkara bisa tidak berjalan atau ada DPO tidak bisa ditangkap itu kan potensi orang memiliki kekuatan, kan? Siapa yang memiliki kekuatan di daerah itu ya tentu penguasa," jelasnya.
Menurut Herwanto, netizen telah melakukan penyelidikan dari berbagai media sosial yang mengarah ke Pegi Setiawan.
Herwanto menekankan pentingnya klarifikasi dari pihak kepolisian.
Perkembangan terkini soal kasus ini, kuasa hukum Pegi Setiawan sudah mengajukan sidang Pra Peradilan. Nasib Pegi Setiawan akan dibacakan pada sidang putusan yang akan disampaikan Hakim Eman Sulaeman pada 8 Juli 2024. ***