News

Kontroversial! Prabowo Siap Normalisasi Hubungan dengan Israel? Syaratnya: Palestina Merdeka Dulu

Oleh: Muhammad Nandava Prapdhianto Kamis 29 Mei 2025, 12:24 WIB
Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan posisi tegas Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina.

AYOJAKARTA.COM – Presiden Prabowo Subianto kembali menegaskan posisi tegas Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina.

Dalam pernyataan bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (28/5), Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia mendukung penyelesaian konflik Palestina-Israel melalui skema two-state solution.

"Di berbagai kesempatan dan forum internasional, saya selalu menyampaikan bahwa Indonesia meyakini solusi dua negara adalah satu-satunya jalan yang adil dan sah untuk mewujudkan perdamaian antara Palestina dan Israel," ujar Presiden Prabowo.

Baca Juga: Penyaluran PKH dan BPNT Tahap 2 Dimulai 28 Mei 2025: 1,8 Juta KPM Dicoret, Tak Layak Jadi Penerima?

Dalam kesempatan tersebut, Presiden RI itu juga mengungkapkan kesiapan Indonesia dalam memperkuat kontribusi dalam menjaga stabilitas kawasan, termasuk menambah jumlah personel pasukan perdamaian di wilayah konflik.

Saat ini, Indonesia termasuk salah satu negara dengan kontribusi terbesar dalam misi penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di perbatasan Lebanon dan Israel, melalui partisipasinya di UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon).

Isu Palestina menjadi salah satu poin utama dalam pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo dan Presiden Macron.

Kedua pemimpin negara tersebut sepakat untuk mendorong kemerdekaan Palestina dan menyerukan penghentian agresi militer Israel, khususnya di wilayah Gaza.

Baca Juga: Realme GT 7 Series Siap Meluncur di Indonesia 3 Juni 2025: Intip Spesifikasi dan Fitur Unggulannya

"Kami juga menyerukan kepada Israel untuk membuka akses seluas-luasnya ke Gaza, agar bantuan kemanusiaan yang kini tertahan di perbatasan dapat segera disalurkan kepada warga yang membutuhkan," tutur Prabowo.

Presiden Prabowo juga menyambut baik inisiatif dari Prancis dan Arab Saudi yang berencana menggelar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) pada bulan Juni mendatang.

KTT tersebut dirancang untuk mencari langkah konkret dalam mengimplementasikan solusi dua negara dan mendorong perdamaian berkelanjutan di Timur Tengah.

Pernyataan bersama tersebut disampaikan di hadapan para jurnalis Istana Kepresidenan RI dan wartawan asing yang mengikuti kunjungan resmi Presiden Prancis ke Jakarta.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari agenda diplomasi bilateral antara Indonesia dan Prancis.***

Reporter Muhammad Nandava Prapdhianto
Editor Jinan Vania Barizky