News

Marliyana Kakak Vina Cirebon Tak Yakin Pegi Setiawan Pembunuh Adiknya, Ternyata Ini Alasannya!

Oleh: Linda Wati Senin 01 Jul 2024, 12:44 WIB
Marliyan, Kakak Vina dan Ibundanya

AYOJAKARTA.COM - Kebenaran Pegi Setiawan sebagai pelaku pembunuhan Vina Cirebon dan Eki saat ini masih belum terbukti.

Kasus pembunuhan delapan tahun silam yang kini kembali mencuat tentu membuat tak sedikit orang yang bertanya-tanya benarkah Pegi Setiawan yang membunuh Vina dan Eki.

Marliyana, kakak Vina Cirebon mengaku tak yakin bahwa Pegi Setiawan merupakan orang yang membunuh adiknya.

Hal itu diungkapkan di YouTube Uya Kuya yang tayang pada Minggu (30/6/2024).

Baca Juga: Berita Makin Simpang Siur, Keluarga Vina Cirebon Akui Jadi Ciut Soal Kebenaran Terpidana: Kalau Salah Tangkap Kasihan

Beredarnya kabar simpang siur yang masih terus berkembang, membuat Marliyana merasa kurang yakin Pegi adalah pembunuh adiknya.

Alasanya yakni ada bukti status Facebook Pegi pada 2016 silam yang mengisyaratkan bahwa ia ada di Bandung ketika pembunuhan Vina terjadi.

“Kalau sekarang ya dari berita yang saya lihat nggak yakin si sebenarnya,” kata Marliyana.

“karena memang ada history di Facebook-nya itu kan katanya dia di Bandung,” ungkapnya.

Baca Juga: Sidang Pra Peradilan Tersangka Dalang Kematian Vina Kembali Digelar, Dua Hal Ini yang Akan Didapatkan Pegi Setiawan Jika Menang

Selain itu, Marliyana juga mengaku merasa abu-abu tentang Pegi Setiawan Cianjur yang diduga sebagai pelaku sesungguhnya.

“Kalau feeling saya si sama masih abu-abu,” ujarnya.

Tak hanya tak yakin dengan Pegi, pihak keluarga Vina juga mulai meragukan soal kebenaran delapan terpidana yang saat ini sudah ditahan.

Marliyana mengaku pada proses awal di 2016 silam, pihaknya memang yakin bahwa delapan terpidana itu yang membunuh adiknya.

Baca Juga: Sebelum Kejadian Ternyata Vina Dijemput Dua Perempuan, Sang Kakak Sebut Salah Satunya Mirip Linda

Namun dengan kabar yang makin simpang siur membuat pihaknya ragu akan kebenaran para terpidana.

Pihaknya tentu kasihan jika ternyata delapan orang yang telah ditahan bukanlah pelaku yang sesungguhnya.

“Saat proses awal saya yakin, cuma dengan berita beredar sekarang katanya salah tangkap saya jadi ciut nih karena kan takut juga, kasihan kalau salah tangkap,” ujarnya.***

Reporter Linda Wati
Editor Fathul Amanah