News

Berita Makin Simpang Siur, Keluarga Vina Cirebon Akui Jadi Ciut Soal Kebenaran Terpidana: Kalau Salah Tangkap Kasihan

Oleh: Linda Wati Senin 01 Jul 2024, 12:33 WIB
Marliyana Kaka Vina dan Ibunya

AYOJAKARTA.COM - Kasus pembunuhan Vina Cirebon dan teman dekatnya, Eki memang belum benar-benar menemui titik terang.

Semenjak kasus pembunuhan Vina Cirebon dan Eki kembali mencuat, sejumlah pihak mulai ikut bermunculan.

Mulai dari saksi kunci yang mengaku melihat detik-detik pembunuhan Vina dan Eki hingga saksi yang kini mencabut BAP pada 2016 silam.

Baca Juga: Sidang Pra Peradilan Tersangka Dalang Kematian Vina Kembali Digelar, Dua Hal Ini yang Akan Didapatkan Pegi Setiawan Jika Menang

Bahkan, keluarga Vina Cirebon sendiri saat ini justru merasa abu-abu dengan kebenaran para terpidana yang telah ditahan atas kasus pembunuhan Vina.

Hal itu diungkap keluarga Vina ketika ditanya Uya Kuya soal keyakinan mereka terhadap terpidana yang telah ditahan.

“Sebenernya yakin mereka pelakunya nggak si?” tanya Uya Kuya pada keluarga Vina.

Baca Juga: Sebelum Kejadian Ternyata Vina Dijemput Dua Perempuan, Sang Kakak Sebut Salah Satunya Mirip Linda

Marliyana, kakak Vina mengaku bahwa saat ini pihaknya antara yakin dan tidak yakin.

“Kalau ditanya yakin apa nggak kalau dari saya mah abu-abu”, ujarnya dikutip ayojakarta.com dari YouTube Uya Kuya TV, Senin (1/7/2024).

Pada proses awal, pihak keluarga Vina mengaku yakin bahwa delapan orang yang telah ditahan benar pelaku pembunuhan Vina.

Namun dengan beredarnya berita saat ini yang masih simpang siur membuat pihak keluarga antara yakin dan tidak yakin.

Baca Juga: Sugianti Iriani Yakin 99 Persen Pegi Setiawan Bebas, Bawakan Bukti Kuat Ini di Praperadilan Kasus Vina Cirebon, Apa?

Sebab, pihak keluarga Vina kasihan jika ternyata yang selama ini ditahan merupakan korban salah tangkap.

“Saat proses awal saya yakin,” kata Marliyana.

“Cuman dengan berita beredar sekarang katanya salah tangkap saya jadi ciut nih karena kan takut juga kasihan kalau salah tangkap,” tambahnya.***

Reporter Linda Wati
Editor Fathul Amanah