News

PKS Resmi Usung Anies-Sohibul untuk Pilgub Jakarta, PDIP Setuju?

Oleh: Nisrina Harum Lestari Rabu 26 Jun 2024, 12:26 WIB
Nama Anies Baswedan tidak hanya masuk dalam radar Koalisi Perubahan tetapi juga partai lain seperti PDI Perjuangan.

AYOJAKARTA.COM -- PKS resmi mengusung pasangan Anies Baswedan-Sohibul Iman untuk Pilgub Jakarta 2024.

Diketahui, nama Anies Baswedan tidak hanya masuk dalam radar Koalisi Perubahan tetapi juga partai lain seperti PDI Perjuangan.

Juru Bicara PDI Perjuangan Cyril Raoul Hakim atau Chico Hakim menyampaikan pihaknya menghargai dan mengapresiasi keputusan tersebut.

Baca Juga: Duetkan dengan Sohibul Iman untuk Pilgub Jakarta, Jubir PKS Sebut Sejak Awal Ingin Dampingi Anies Baswedan

Chico Hakim mengatakan bahwa pihaknya tidak dalam posisi setuju atau tidak lantaran PDI Perjuangan memprioritaskan untuk mengusung kadernya.

“Kita tidak dalam posisi untuk setuju dan tidak setuju dulu ya. Di internal kami, kami sedang fokus yang menjadi prioritas adalah mengerucutkan nama-nama dari kader internal yang akan kami usung menjadi cagub ataupun cawagub,” kata Chico dikutip dari kanal YouTube TV One News pada Rabu, 26 Juni 2024.

Chico menjelaskan bahwa nama Anies memang muncul di PDI Perjuangan karena diusulkan oleh DPD ke DPP PDIP.

Ia mengungkapkan nama-nama yang muncul adalah kandidat yang memenuhi kriteria dan memiliki pengalaman di pemerintahan dan rekam jejak jelas.

Baca Juga: Maju Pilgub Jakarta 2024 Dampingi Anies Baswedan, Simak Rekam Jejak Sohibul Iman yang Ternyata Lulusan Jepang

Chico menyebut setelah pihaknya mengerucutkan nama PDI Perjuangan akan membuka komunikasi dengan berbagai partai politik termasuk PKS.

“Jadi kita tidak dalam posisi menyetujui atau tidak menyetujui. Karena dalam kedepannya nanti setelah kita mengerucutkan nama baru kita berbicara dengan partai-partai politik termasuk PKS,” jelasnya.

Meski Anies sudah dipasangkan dengan Sohibul, Chico menyebut semua nama masih dalam radar PDI Perjuangan.

Ini karena pihaknya masih terus memprioritaskan untuk mengerucutkan nama kandidat yang potensial.

Baca Juga: Mengejutkan! Ini Alasan PKS Usung Sohibul Iman Jadi Pendamping Anies Baswedan di Pilgub DKI 2024

“Kembali lagi karena prioritas kami adalah mengerucutkan calon dari internal dulu. Semua masih dalam radar karena belum ada yang definitif. Apa yang diputuskan PKS ini masih dalam tataran PKS dengan suara 18 kursi, artinya juga belum mencukupi walaupun saya meyakini betul memang pastinya sudah ada pembicaraan dengan Nasdem dan PKB. Tetapi sampai hari ini belum betul-betul ‘membeku’, semua masih cair,” tutupnya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil