AYOJAKARTA.COM -- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi mengusung pasangan Anies Baswedan-Sohibul Iman sebagai bakal calon gubernur dan bakal calon wakil gubernur di Pilgub Jakarta 2024.
Juru Bicara PKS Muhammad Iqbal menyampaikan bahwa pencalonan Anies Baswedan-Sohibul Iman berdasarkan hasil komunikasi partai Koalisi Perubahan.
Muhammad Iqbal menegaskan bahwa sejak awal pihaknya ingin mendampingi Anies Baswedan untuk maju dalam Pilgub Jakarta 2024.
Baca Juga: PKS Usung Anies dan Sohibul Iman Jadi Pasangan Bakal Cagub dan Cawagub Pilkada Jakarta 2024
“Pencalonan ini berdasarkan dari komunikasi dari beberapa partai politik khususnya di Koalisi Perubahan. Jadi usulan ini bukan sesuatu yang menurut saya mengejutkan sebenarnya karena sejak awal kami ingin Sohibul Iman bisa mendampingi Anies,” kata Iqbal dikutip dari kanal YouTube TV One News pada Rabu, 26 Juni 2024.
Diketahui, nama Anies tidak hanya masuk dalam radar partai Koalisi Perubahan saja.
Nama Anies juga masuk ke dalam nama-nama kandidat potensial di partai lain seperti PDI Perjuangan.
Mengenai pencalonan ini, PDI Perjuangan meyakini bahwa duet Anies-Sohibul belum bersifat final.
Baca Juga: Duet 'AMAN' Anies Baswedan-Sohibul Iman Maju Pilkada Jakarta 2024 Jadi Sorotan!
Iqbal menjelaskan bahwa berdasarkan hasil komunikasi PKS dengan Nasdem, keduanya sepakat untuk mengusung Anies dan Sohibul Iman.
Menurutnya jika PDI Perjuangan ingin bergabung dalam koalisi akan menjadi dukungan yang solid.
“Saya kira ini hasil dari komunikasi pimpinan PKS dengan Nasdem dan bersepakat untuk mengusung cagubnya adalah Anies dan cawagubnya adalah Sohibul Iman. Sehingga memang kalau dua partai cukup apalagi nanti ditambah PKB, mungkin kalau PDIP mau bergabung. Saya kira mungkin sebuah dukungan sangat solid,” jelasnya.
Iqbal mengungkapkan bahwa pihaknya juga ingin bisa mengusulkan kadernya untuk maju dalam Pilkada.
Menurutnya, Pilgub Jakarta 2024 menjadi momentum yang tepat untuk PKS mengusung kadernya.
“PKS sebagai partai pemenang pemilu tentu saja menginginkan sebuah momentum bagaimana kadernya, pimpinannya juga bisa maju sebagai calon kepala daerah. Ini adalah momentum bagi kami untuk memberikan semangat. Karena biasanya di PKS itu kalau kadernya apalagi pimpinannya yang diusung semangatnya bisa lima kali lipat,” tutupnya.***