News

Temukan Kejanggalan di Kasus Vina-Eki, Reza Indragiri Sebut Laporan Iptu Rudiana di 2016 Aneh Bin Ajaib, Kenapa?

Oleh: Linda Wati Selasa 25 Jun 2024, 14:49 WIB
Psikolog Forensik Reza Indragiri

AYOJAKARTA.COM - Psikolog Forensik, Reza Indragiri memberi tanggapan terkait kasus pembunuhan Vina dan Eki di Cirebon.

Reza Indragiri mengaku menemukan kejanggalan dari kronologi kasus Vina dan Eki yang dilaporkan Iptu Rudiana.

Seperti diketahui, Iptu Rudiana merupakan ayah dari Eki, teman dekat Vina Cirebon.

Dijelaskan Reza Indragiri bahwa pada 27-28 Agustus 2016 silam, kedua korban telah dilakukan pemeriksaan.

Baca Juga: Polda Jabar Mangkir dari Sidang Praperadilan Pegi Setiawan di Kasus Vina Cirebon, Toni RM Kecewa: Pada Kuli Bangunan?

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan dokter umum, tak ditemukan adanya tanda-tanda tusukan pada kedua tubuh korban.

“Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter umum pada dua kesempatan tersebut memang tidak ditemukan adanya tanda-tanda tusukan pada tubuh kedua korban,” kata Reza Indragiri dikutip ayojakarta.com dari YouTube Kompastv, Selasa (25/6/2024).

Sementara itu pada 31 Agustus 2016, Iptu Rudiana justru membuat laporan yang mengatakan bahwa kedua korban telah ditusuk.

“Namun aneh bin ajaib bahwa pada tanggal 31 Agustus 2016, Rudiana justru membuat laporan yang isinya antara lain pertama kedua korban disebut meninggal di TKP dan kedua korban ditusuk,” tuturnya.

Baca Juga: Reza Indragiri Pertanyakan Alat Bukti dan Transparansi Polda Jabar dalam Kasus Vina Cirebon

Pada September 2016, jasad Vina dan Eki diautopsi oleh dokter spesialis forensik.

Dari hasil autopsi yang dilakukan dokter spesialis forensik itu, menyimpulkan pada tubuh mendiang Eki yang ada adalah trauma tumpul bukan trauma tajam termasuk berupa tusukan.

Sedangkan pada tubuh Vina ditemukan adanya trauma tumpul dan trauma tajam.

Tapi trauma tajam yang ditemukan dokter forensik bukanlah luka tusuk sebagaimana isi laporan Rudiana.

Melainkan trauma tajam yang terdapat pada punggung telapak tangan sebelah kiri dan di daerah pipi.***

Reporter Linda Wati
Editor Fathul Amanah