News

Reza Indragiri Sebut Polda Jabar Sengaja Tak Hadiri Praperadilan Pegi Setiawan, Ada Potensi Ini…

Oleh: Chellsa Sevia C Selasa 25 Jun 2024, 12:53 WIB
Ahli Psikologi Forensik, Reza Indragiri

AYOJAKARTA.COM - Ketidakhadiran Polda Jabar dalam praperadilan Pegi Setiawan dalam kasus Vina Cirebon justru menjadi antitesis dari klaim kesiapan mereka selama ini.

Hal ini menimbulkan keraguan publik terhadap komitmen mereka dalam menyelesaikan kasus Vina Cirebon.

Ahli Psikologi Forensik, Reza Indragiri menegaskan bahwa gesture Polda Jabar ini dalam menangani kasus Vina Cirebon sangat tidak menyenangkan publik. 

Reza Indragiri menyoroti bahwa ketidakhadiran Polda Jabar dalam sidang praperadilan Pegi Setiawan menimbulkan pertanyaan serius mengenai profesionalisme dan etika mereka.

Menurut Reza, penjelasan tersebut harus bersifat institusional agar rasa hormat masyarakat terhadap institusi kepolisian tetap terjaga.

Baca Juga: 4 Pekerjaan Sampingan yang Bisa Menghasilkan Pendapatan Lebih Besar dari Pekerjaan Utama

Penjelasan yang diberikan harus memastikan bahwa keputusan ketidakhadiran ini adalah hasil dari proses yang sah dan tidak merusak citra institusi.

Dengan demikian, kepercayaan publik terhadap penegakan hukum dan institusi kepolisian dapat tetap berada pada posisi yang tinggi.

Menurutnya, sikap ini sangat mungkin disengaja mengingat pernyataan berulang kali dari Polda Jabar dan Polri bahwa mereka siap berproses hukum terkait dengan kasus Pegi Setiawan. 

Dimana kita tidak mempunyai pilihan kecuali mempercayakan otoritas Polri untuk menyelesaikan kasus, termasuk kasus Pegi Setiawan.

Baca Juga: Tertinggi Tembus 503! Ini Skor Lolos SKD PKN STAN 2024 dan Ambang Batas Jalur Reguler Prodi D-4 Akuntansi Publik

Segala kasus yang ditangani oleh Polri seharusnya dilakukan secara tuntas, objektif, menyeluruh, dan transparan. 

Namun, dengan rasa sesal yang mendalam, ia harus mengatakan bahwa berulang kali gestur yang diperlihatkan oleh Polda Jabar.

Terutama dengan tidak hadir di Pengadilan Negeri hari ini, merupakan tindak tanduk yang tidak pantas diberikan nilai positif.

“Tapi dengan rasa sesal yang mendalam harus saya katakan berulang kali gesture yang diperlihatkan oleh Polda Jabar hari ini dengan cara tidak datang ke pengadilan negeri merupakan sebuah tindak tanduk yang menurut saya tidak patut diberikan nilai yang positif,” ujar Reza Indragiri dari kanal YouTube Nusantara TV pada Selasa, 25 Juni 2024.

Menurutnya jangan salahkan jika sikap polisi tersebut kemudian melipatgandakan sinisme masyarakat. 

Ketidakhadiran Polda Jabar di pengadilan menciptakan kesan bahwa mereka tidak serius dalam menegakkan hukum secara adil dan transparan. 

Tindakan ini tidak hanya merusak citra Polda Jabar tetapi juga menimbulkan keraguan publik terhadap keseriusan mereka dalam menegakkan hukum secara adil dan transparan.

Bahkan hal ini berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.***

Reporter Chellsa Sevia C
Editor Desi Kris