News

PKS Mantap Sodorkan Sohibul Iman di Pilkada Jakarta 2024, Koalisi Perubahan Diambang Perceraian?

Oleh: Karseno AJ Senin 24 Jun 2024, 15:54 WIB
Anies Baswedan

AYOJAKARTA.COM – Sempat dianggap akan mendukung Anies Baswedan, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akhirnya resmi mengusung Sohibul Iman untuk berlaga di Pilkada Jakarta.

Terpilihnya Sohibul Iman yang merupakan kader Partai Keadilan Sejahtera untuk maju di Pilkada Jakarta, telah disampaikan oleh Juru Bicara PKS Ahmad Mabruri.

Melalui keterangan resminya, Ahmad Mabruri menyebut penetapan Sohibul Iman sebagai peserta Pilkada Jakarta telah melalui serangkaian proses yang panjang.

Baca Juga: Gagal SNBT Universitas Brawijaya? Seleksi Jalur Mandiri UB Sudah Dibuka Loh, Buruan Cek Syarat Lengkapnya di Sini!

“Sejak awal Presiden PKS telah memberi arahan untuk mengusung kader sendiri, pada rapat kemarin kita putuskan akan mengusung Muhammad Sohibul Iman,” jelasnya.

Lebih lanjut Jubir PKS menyebut sejumlah alasan yang melatar belakangi terpilihnya Sohibul Iman sebagai cagub di Pilkada Jakarta.

Selain memiliki pengalaman sebagai Presiden PKS dan Wakil Ketua DPR RI, Sohibul Iman juga dikenal sebagai Rektor Universitas Paramadina.

Namun demikian, Ahmad Mabruri menegaskan masih akan melakukan dialog-dialog politik guna menetapkan pendamping bagi Sohibul Iman.

“Siapa yang akan menjadi Cagub dan Cawagub dan bagaimana deklarasinya akan dilakukan sesuai dengan waktu yang tepat,” imbuh Ahmad Mabruri.

Sebelumnya, nama Anies oleh banyak kalangan disebut-sebut akan kembali mendapat dukungan dari PKS untuk berlaga di ajang Pilkada Jakarta.

Selain digadang akan mendapat dukungan PKS dan dilirik oleh PDIP, Anies justru lebih dahulu dicalonkan oleh DPW Partai Kebangkita Bangsa Jakarta.

Baca Juga: 6 Pelajaran dalam Hidup yang Sering Kali Terlambat Kamu Pelajari

Sejumlah kabar juga sempat menyebut, Anies akan berduet dengan Putra Bungsu Presiden Jokowi yang juga Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia.

Sehubungan dengan pencalonan Anies untuk kembali berlaga di Pilkada Jakarta, Mantan Wakil Presiden RI ke 10 dan ke 12 memberi tanggapan.

Menurut Jusuf Kalla, majunya kembali Anies dalam laga Pilkada Jakarta usai Pilpres merupakan hak pribadi yang dilindungi oleh konstitusi.

Karena itu dengan siapapun Anies akan berduet, JK memberikan ruang secara penuh kepada masyarakat untuk menentukan pilihan masing-masing.

Selain PKB dan PDIP, nama Anies juga sempat disodorkan oleh Ketua DPW Partai Nasdem Wibi Andrino untuk berlaga di Pilkada Jakarta.

Disamping Anies Baswedan, DPW Partai Nasdem juga menyerahkan dua kader lainnya yakni Ahmad Sahroni serta Wibi Andrino kepada Surya Paloh.

Saat dimintai tanggapan perihal kemungkinan menjadi Wagub di Pilkada Jakarta, Ahmad Sahroni mengaku enggan jika berduet dengan Anies Baswedan.

Namun demikian, Bendahara Umum Partai Nasdem tersebut mengaku siap jika mendapat perintah dari Ketua Umum Partai Nasdem.

“Saya nggak mau, kalau Ketum perintahkan maju, sebagai kader tidak bisa nolak harus siap,” tegas Ahmad Sahroni. ***

Reporter Karseno AJ
Editor Jinan Vania Barizky