AYOJAKARTA.COM - Wacana duet Anies-Kaesang sempat menyeruak jelang perhelatan pilgub Jakarta 2024
Kabar duet keduanya di pilgub Jakarta 2024 dinilai hanya gimik politik semata.
Sebab duet Anies-Kaesang di pilgub Jakarta 2024 tidak akan mungkin berjodoh lantaran terdapat faktor yang mustahil keduanya bisa berpasangan.
Pengamat politik dari Indonesian Politic Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, menyebut Anies tidak memungkinkan untuk berduet dengan Kaesang.
Baca Juga: 6 Ide Menghasilkan Uang Secara Online untuk Introvert, Manfaatkan Peluang Menarik di Internet
Dia menilai duet ini bakal merugikan Anies sebab dapat merusak reputasi yang telah dibangun olehnya.
Dari segi kultur politik, keduanya diyakini tidak akan bisa disandingkan.
Terlebih duet keduanya belum tentu dapat memenangkan kontestasi pilgub Jakarta.
Sementara ini, baru ada DPW PKB yang telah memberikan dukungan kepada Anies untuk maju menjadi calon gubernur Jakarta.
Baca Juga: Ini Dia Jurusan Kuliah yang Cocok untuk Pecinta Alam selain Kehutanan dengan Prospek Kerja Bagus
Sementara DPD PDIP Jakarta mengaku telah memasukkan nama Anies dalam daftar rekomendasinya kepada DPP PDIP.
Namun Dedi menilai jika nantinya PDIP secara resmi menyatakan dukungannya hanya kepada Anies, manuver yang dilakukan PSI bukan jadi kerisauan partai berlogo banteng itu.
Artinya PDIP masih ada kemungkinan untuk mengusung Anies untuk mencalonkan diri sebagai gubernur Jakarta.
Namun diketahui saat ini PDIP hanya memberi kode lirikannya melalui beberapa kadernya.
Meskipun disebut-sebut nama Anies masuk dalam rekomendasi DPD Jakarta bersamaan dengan kader internalnya.
Namun hingga kini DPP PDIP belum tegas menyatakan dukungannya secara resmi untuk Anies mendapatkan tiket di pilgub Jakarta 2024.
Jika nantinya PDIP telah menyatakan dukungannya, kemungkinan kerjasama antara PDIP dan PKB akan terjalin memberi karpet merah untuk Anies melanjutkan periode kedua di Jakarta.***
Baca Juga: Tes IQ: Konsentrasi Berkurang? Ayo Latih Kembali dengan Temukan 3 Perbedaan di Gambar Katak!