News

​Update Pilgub Jakarta: Koalisi Indonesia Maju Usung Eks Gubernur Jabar, dan Komentar Ahok Soal Pencalonan Anies oleh PDIP

Oleh: Sucipto Minggu 16 Jun 2024, 16:40 WIB
Zulkifli Hasan, Ketua PAN yang juga anggota Koalisi Indonesia Maju, mengatakan bahwa telah merestui Ridwan Kamil ke pilgub Jakarta.

AYOJAKARTA.COMKoalisi Indonesia Maju yang pada pilpres kemarin mengusung pasangan Prabowo-Gibran, kini telah merestui Ridwan Kamil pada pilgub Jakarta.

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, menyampaikan bahwa pada pertemuan ketua umum partai menyepakati Ridwan Kamil untuk maju ke pilgub Jakarta.

Dilansir ayojakarta.com dari kanal Youtube TvOne, majunya Ridwan Kamil ke pilgub Jakarta itu disampaikan Zulkifli Hasan membuka acara rapat kerja wilayah PAN Jabar di Bandung.

Meskipun ada nama Dedi Mulyadi dari Gerindra, Zulkifli mengatakan bahwa hal itu masih akan dibahas pada pertemuan dengan ketua umum partai.

Baca Juga: Tes IQ: Aktifkan Mode Detektifmu dan Temukan Siapa yang Pura-pura Sakit Dalam 10 Detik

Zulkifli Hasan juga mengatakan bahwa di Jawa Barat masih ada kemungkinan duet Bima Arya dengan Dedi Mulyadi, yang masih menunggu keputusan para ketua umum.

Menurut Zulkifli Hasan, nama potensial yang akan diusung pihaknya adalah Bima Arya, mantan Walikota Bogor dan Dedi Mulyadi, mantan Bupati Purwakarta.

Bahkan, Zulkifli Hasan juga mengatakan bahwa apabila duet tersebut sampai berhasil maju di pilgub Jakarta, pihaknya optimis bahwa duet tersebut akan menang.

Baca Juga: X Twitter Terancam Diblokir Kominfo, 2 Aplikasi Ini Bisa Jadi Solusinya, Fiturnya Sama Persis Lho!

Namun, Zulkifli menyebut bahwa rencan duet kedua tokoh Jabar itu masih dalam tahap proses.

Pilgub Jakarta memang menjadi wilayah yang paling menarik perhatian daripada pilkada daerah lainnya.

Saat ini, nama yang telah maju dan memiliki dukungan partai adalah Anies Baswedan.

Bahkan, dan diluar perkiraan banyak orang, Anies mendapatkan dukungan dari PDIP.

Baca Juga: Ada 2 Bansos yang Dicairkan Jelang Idul Adha, Berupa Uang hingga Barang

Partai lainnya adalah PKB, dan ini tidak begitu mengejutkan karena pada pilpres kemarin Anies berpasangan dengan Muhaimin Iskandar.

Soal pencalonan Anies dari PDIP, Ahok, mantan kompetitor pada pilkada DKI 2017 lalu, mengatakan tidak khawatir.

Ahok bahkan mengatakan bahwa kekuasaan itu milik Tuhan untuk menaikkan atau menurunkan, juga memuliakan atau mempermalukan.

Yang jelas, kata Ahok, faktanya PDIP tidak bisa mencalonkan pasangan tanpa kerjasama dengan partai lain.

Untuk situasi pilgub Jakarta, memang tidak ada satu partai pun yang bisa mendaftarkan kandidat tanpa melakukan koalisi.***

Baca Juga: Alhamdulillah! 8 Bansos Akan Dicairkan Pemerintah Setelah Hari Raya Idul Adha, Nomor 4 Paling Ditunggu!

Reporter Sucipto
Editor Imanudin Abdurohman