AYOJAKARTA.COM – Nama Ketua Umum Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, atau yang juga dikenal sebagai AHY, bukanlah nama baru dalam pilgub Jakarta.
Pada tahun 2017, AHY merupakan salah satu kontestan pilgub Jakarta selain Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Dan pada kontestasi pilgub Jakarta tahun 2024 ini, AHY menyatakan bahwa partainya masih bimbang memberikan dukungan.
Sampai saat ini, masih belum ada calon yang secara resmi dideklarasikan sebagai kandidat pada pilgub Jakarta 2024 yang akan berlangsung pada bulan November.
Dilansir ayojakarta.com dari Kanal Youtube TvOne, AHY menyatakan bahwa pihaknya masih berproses menentukan dukungan pada pilgub Jakarta.
Baca Juga: Tes Ketelitian: Temukan Jerapah yang Tersembunyi dalam Waktu 8 Detik
Bahkan, AHY yang saat ini menjabat sebagai Menteri Pertanahan, juga menyampaikan bahwa Partai Demokrat telah membuat satuan tugas.
AHY juga menambahkan, bahwa satuan tugas ini tidak hanya beroperasi di Jakarta, tetapi mencakup Jawa Barat dan Jawa Tengah.
Menurut AHY, tiga wilayah di Pulau Jawa tersebut merupakan wilayah strategis sehingga harus disikapi secara cermat.
Satuan tugas ini, kata AHY, secara efektif akan berkomunikasi dengan seluruh partner dan akan mencari titik-titik kerjasama.
Ketika membicarakan Jakarta, Jateng, dan Jabar, maka Demokrat masih membutuhkan waktu lagi, lanjut AHY.
Poin pentingnya, bahwa Partai Demokrat menghitung peluang kemenangan pada pilkada 2024 ini.
Karena itulah, AHY mengatakan bahwa proses komunikasi politik di setiap daerah tidak bisa dianggap sama.
Baca Juga: 11 SMA Negeri Terbaik di Yogyakarta Versi LTMPT, Bisa Jadi Referensi untuk PPDB 2024
Partai Demokrat dalam hal ini tidak ingin gegabah. Terlalu cepat tetapi tidak matang tentunya tidak bagus.
Terlalu lambat dan ketinggalan, maka akan menghasilkan kerugian. Itulah kenapa, lanjut AHY, momennya harus pas dan semua ini tentang waktu.
Selain itu , AHY juga mengakui bahwa partai politik anggota Koalisi Indonesia Maju terus menjalin komunikasi mengenai pilkada serentak akhir tahun ini, terutama mengenai pilgub Jakarta.***