News

Propam Polri Diduga Periksa Ayah Eki Iptu Rudiana, Penasihat Ahli Kapolri Desak Hasilnya Disampaikan ke Publik

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Minggu 09 Jun 2024, 17:05 WIB
Iptu Rudiana ayah mendiang Eki

AYOJAKARTA.COM – Kasus pembunuhan Eki dan Vina Cirebon makin lama makin menarik diikuti.

Salah satu hal yang menarik adalah tentang adanya kemungkinan kesalahan prosedur dalam penetapan tersangka.

Untuk mendalami dan mengungkap dugaan kesalahan prosedur ini dilakukan pemeriksaan internal kepolisian oleh Divisi Propam Polri.

Ayah Eki yaitu Iptu Rudiana atau orang pertama yang melaporkan kasus ini dikabarkan tengah diperiksa Propam.

Baca Juga: ​Propam Polri Turun Gunung Tangani Kasus Vina Cirebon, Gebrakan Untuk Segera Ungkap Kebenaran atau Sebaliknya?

Meski belum ada konfirmasi resmi, Penasihat Ahli Kapolri Irjen Pol (Purn) Aryanto Sutadi, memberikan pernyataan yang menarik perhatian publik.

"Saya tidak pernah mendengar ya berita kenyataannya tapi kalau menurut perkiraan saya, pasti sudah diperiksa. Namun, tidak diekspos karena kalau diekspos nanti jadi viral dan ramai-ramai, malah kita kerjanya enggak bisa fokus," ungkap Aryanto Sutadi dikutip ayojakarta.com dari YouTube tvOneNews, Minggu (9/6/2024).

Ia menambahkan bahwa pemeriksaan terhadap Iptu Rudiana kemungkinan besar sudah dilakukan, mengingat kesan blunder yang muncul dari penyidikan awal kasus ini.

Baca Juga: Usai Polda Jabar Buka Layanan Hotline, Propam Polri Turun Tangan Datangi Mapolres Cirebon, Kasus Vina Makin Meluas?

Aryanto Sutadi juga menyebut bahwa pemeriksaan tak hanya terbatas pada Iptu Rudiana tetapi juga melibatkan Kasat Reskrim dan Kapolres terkait.

"Saya yakin sudah pasti diperiksanya itu yang pertama kali. Seakan-akan dianggap sebagai blundernya polisi kan dari situ mula. Termasuk Kasat Reskrim-nya dulu, Kapolresnya juga pasti akan diperiksa dulu. Gimana dulu manajemen penyidikan itu kira-kira," jelasnya.

Meski begitu, Aryanto menegaskan bahwa bukan berarti ada perlindungan khusus terhadap Iptu Rudiana.

"Bukan dilindungi, tapi lebih baik tidak ngomong itu daripada nanti bikin berita yang berkepanjangan. Cuma kan permasalahannya, kalau misalnya tidak disampaikan, setidaknya mungkin tidak dengan Iptu Rudiana langsung. Artinya, kalau benar dikatakan oleh polisi itu, pekerjaannya laporkan pada rakyat, sudah begini sudah begini. Enggak usah takut nanti kemudian wah polisi kok begini ya apa yang dikerjakan sekarang rakyat pengin tahu. Mesti disampaikan dong kepada publik supaya publik menilai kita tuh kerjanya apa," imbuhnya.

Baca Juga: Diduga Menyimpan Informasi Penting dalam Kasus Tewasnya Vina-Eki, Iptu Rudiana Ayah Mendiang Eki Mulai Diperiksa Propam Polri?

Dalam pandangan Aryanto, transparansi dalam penanganan kasus ini sangat penting.

"Jangan ditutupi kalau ada. Nah, itu ada buntutnya yang harus dipahami. Pak Jokowi tidak menuduh seperti kasus Sambo dulu. Kalau kasus Sambo dulu saya yakin ada yang ditutupi, harus dibuka. Tapi kalau kasus ini, tidak ada yang ditutupi oleh polisi untuk supaya tidak dibuka menurut saya," tegasnya.

Kecurigaan masyarakat yang berkembang melalui media sosial makin memanas.

Masyarakat ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi dalam kasus pembunuhan Eki dan Vina.
Aryanto Sutadi menyarankan agar polisi memberikan laporan tahap demi tahap kepada publik.

"Jangan menunggu nanti hasilnya baru dilaporkan. Nanti polisi akan terus ditohok oleh masyarakat," katanya.

Baca Juga: Kecurangan Kasus Jessica Wongso Terpampang Nyata, Rismon Sianipar Lapor ke KADIV PROPAM POLRI: Bertambah jadi 37 Bukti Ilmiah Rekayasa CCTV

Apakah ada sesuatu yang ditutup-tutupi dalam kasus ini?

Pemeriksaan internal yang tengah berlangsung diharapkan dapat memberikan jawaban yang jelas dan menghilangkan kecurigaan masyarakat.

Polisi diharapkan dapat bekerja transparan dan akuntabel, menjawab setiap pertanyaan yang muncul demi keadilan bagi korban dan keluarganya.***

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Fathul Amanah