AYOJAKARTA.COM - Kasus pembunuhan Vina Cirebon bersama kekasihnya Eky masih hangat menjadi perbincangan.
Pasalnya kejadian pembunuhan Vina dan Eky yang sudah terjadi selama 8 tahun, pihak keluarga masih terus mencari keadilan siapa orang yang membunuhnya.
Apalagi setelah kisahnya diangkat menjadi film bioskop berjudul 'Vina: Sebelum 7 Hari' yang sudah ditonton lebih dari 5,7 orang.
Belum lama ini, muncul saksi baru yang menyebut mengetahui detik-detik pembunuhan dua pasangan sejoli ini.
Saksi bernama Melmel mengaku teman dekat Eky mengetahui dan melihat langsung kejadian pembunuhan Eky dan Vina.
Dia bercerita sebelum pembunuhan, dirinya sempat berjalan-jalan dengan Eky, Vina dan Linda Sahabatnya.
Melmel menjelaskan mengetahui dari Eky bahwa dia sedang memiliki masalah dengan Egi (Pegi alias Perong).
Usai berjalan-jalan bersama, mereka berpisah di saat Melmel mengisi bensin yang ketika itu berbonceng dengan Linda sahabat Vina.
Singkatnya Melmel memarkirkan motornya dekat TKP karena melihat beberapa orang masuk Gang Bakti 1.
Sebelum masuk sendiri dengan cara diam-diam, Melmel sempat mengajak pemilik warung yang berada dekat lokasi kejadian.
Namun pemilik warung menolak ajakannya sehingga dia masuk sendiri dan menyaksikan Eky sedang dipukul.
Dia melihat terdapat lebih dari 10 orang yang berada di lokasi kejadian, setelah Eky dilanjutkan penyiksaan kepada Vina.
Dan keduanya diketahui Melmel sudah dalam keadaan tidak bergerak atau diduga sudah meninggal.
Atas kesaksiannya, Doci Pembina XTC Cirebon meragukan kesaksian yang dijelaskan Melmel.
Menurutnya, berdasarkan pengamatannya dari lokasi kejadian tidak memungkinkan Melmel untuk diam-diam menyaksikan penyiksaan Vina dan Eky.
"Tapi kalau di sini, mereka mengendap-endap disini jelas ketahuan teman-teman katanya ada 10 orang nonton," kata Doci.
Baca Juga: UKT UNAIR 2024 Tak Naik, Segini Nominal Biaya Kuliah Termurah di 7 Jurusan: Paling Mentok Rp9 Juta!
Bukan hanya itu saja, dia membantah kesaksian Melmel yang mengaku mengajak pemilik warung untuk melihat ke TKP.
Sebab menurutnya pada tahun 2016 belum ada warung di dekat lokasi kejadian.***