AYOJAKARTA.COM - Kasus pembunuhan Vina Cirebon dengan kekasihnya Eky masih terus menjadi perbincangan hangat.
Setelah kisah pembunuhan Vina dan Eky diangkat ke layar lebar, berhasil menarik perhatian penonton hingga 5,7 juta
1 orang DPO yang sebelumnya ditetapkan polisi dalam pembunuhan Vina dan Eky berhasil ditangkap pihak kepolisian Polda Jawa Barat.
Pihak kepolisian Polda Jawa Barat berhasil menangkap Pegi alias Perong yang menjadi pelaku pembunuhan Vina.
Setelah polisi menetapkan Pegi alias Perong menjadi pelaku pembunuhan, muncul beragam spekuliasi ditengah masyarakat terkait kebenaran itu.
Muncul pengakuan teman dekat Eky bernama Melmel mengungkap kesaksiannya sebelum kejadian pembunuhan yang dilakukan pada Sabtu, 27 Agustus 2016 malam hari.
Dia bercerita, sebelum kejadian Eky menghubunginya untuk mengajaknya berjalan-jalan tepatnya malam minggu bersama Vina.
Dalam pembicaraanya, Melmel menjelaskan bahwa Eky mengaku sedang tersangkut masalah dengan Egi (Pegi alias Perong).
Namun pada saat itu dirinya hanya mengira hanya permasalahan anak muda pada umumnya yang tidak akan berujung pada pembunuhan.
Mereka bersepakat untuk bertemu dan meminta Eky untuk mengajak Linda sahabat Vina untuk menemaninya berboncengan.
Baca Juga: Jangan Lupa Tutup Rekening KJP Plus Bagi Penerima Kelas 12 yang Sudah Lulus! Begini Caranya
Setelah itu, sewaktu berjalan-jalan mereka menyempatkan untuk mampir ke warung untuk membeli minuman.
Melmel melihat Vina gelisah sebelum beberapa menit kemudian 3 orang teman Egi mengendarai motor melewati mereka dan meneriaki Eky.
Usai berjalan-jalan mereka menuju perjalanan pulang setelah Vina mengajak Linda untuk kembali ke rumah.
Mereka berpisah saat perjalan pulang ketika Melmel menyempatkan untuk mengisi bensin, namun Eky dan Vina saat itu tidak ikut menunggunya malah melewati Melmel dan Linda.
Singkat cerita, dia memarkirkan motor di dekat SMP 11 yang berdekatan dengan TKP pembunuhan setelah melihat beberapa orang masuk ke Gang Bakti 1.
Melmel sempat mengajak pemiliki warung di lokasi tersebut untuk masuk melihat TKP, namun pemilik warung menolak.
Setelah diam-diam masuk, Melmel melihat di TKP sudah terjadi pemukulan terhadap Eky, terdapat lebih dari 10 orang di lokasi kejadian.
Setelah Eky tidak berdaya, dia melihat giliran Vina yang disiksa, kejadian berlangsung sekitar 1 jam.
Setelah itu Vina dan Eky dibawa keluar TKP dalam keadaan tidak sadar.
“Dibonceng tiga jadi Vina ditaruh di tengah sambil ditutup mukanya pakai jaket, nggak ada pergerakan. Saya langsung ambil motor juga saya ikutin dari belakang," kata Melmel saat memberikan kesaksian disalah satu TV.
Dia terus membuntuti hingga pemberhentian terakhir di bawah jembatan.
Lalu dia melihat secara sembunyi, Eky dan Vina di bawa keatas dan dibuang.
Melmel mengenali beberapa pelaku yang terlibat diantaranya sudah ditetapkan sebagai tersangka dan sudah menjalani hukuman.***