AYOJAKARTA.COM – Baru-baru ini muncul sosok bernama Melmel yang mengaku menyaksikan penyiksaan Vina dan Eki di Cirebon delapan tahun silam.
Sosok tersebut bernama Melmel yang mengaku bertemu dengan Vina dan Eki di malam sebelum kejadian tragis tersebut terjadi.
Kemunculan Melmel dihadapan publik yang mengklaim dirinya melihat peristiwa tragis tersebut kini mendapat sorotan pihak Pegi Setiawan.
Baca Juga: 10 Prospek Kerja Lulusan Jurusan Ilmu Gizi yang Perlu Kamu Pertimbangkan Sebelum Terjun Kuliah
Kuasa Hukum Pegi Setiawan yaitu Toni RM mengatakan bahwa polisi harus memeriksa Melmel terkait pernyataannya tersebut.
Toni RM mengaku ingin sekali berinteraksi dengan Melmel untuk mengetahui detail kejadian tersebut.
Sayangnya, dirinya tidak bisa bertemu dengan Melmel lantaran terbatasnya ruang untuk berinteraksi.
“Sayangnya tidak interaksi dengan Melmel. Kalau saja saya yang boleh menanyakan maka saya akan tanyakan secara detail jadi apa yang diketahui Melmel sejauh apa, saya akan tanyakan. Cuma sayangnya kan interaksinya terbatas ya jadi saya tidak bisa mengomentari apakah Lindanya kemudian berada dimana saya tidak tahu, Melmel kan yang menceritakan,” kata Toni dikutip dari kanal YouTube Kompas TV pada Minggu (2/6/2024).
Toni meminta agar Melmel muncul ke publik lantaran dirinya mengaku berada di lokasi pada saat Vina dan Eki disiksa oleh geng motor.
Ia berharap Melmel bisa memberikan kesaksian yang sebenarnya, termasuk keterlibatan Pegi Setiawan dalam kasus tersebut.
Toni menilai seharusnya Melmel mengetahui apakah Pegi Setiawan berada di lokasi kejadian atau tidak.
“Tolong muncul berikan keterangan kepada publik karena anda mengklaim anda mengaku berada di lokasi saat kejadian. Berikan kesaksian yang sebenarnya ini untuk mengungkap kebenaran yang sebenarnya seperti apa, siapa pelakunya, apakah Pegi Setiawan itu pelaku atau bukan? Karena anda mengklaim berada di lokasi. Harusnya anda mengetahui Pegi Setiawan ini berada di lokasi atau bukan,” ujarnya.
Baca Juga: 7 Jurusan Kuliah Termurah di UGM dengan UKT Tertinggi Tidak Lebih dari Rp8 Juta, Apa Saja?
Lebih lanjut, Toni berharap agar pernyataan yang disampaikan Melmel tidak membuat kegaduhan.
“Melmel menceritakan ini dengan keyakinannya secara rinci bercerita. Sehingga kalau sudah muncul ke publik, ini kan kasus lagi ramai kalau kemudian muncul ke publik ya jangan tanggung-tanggung. Jangan membuat asumsi-asumsi nanti,” tutupnya.***