News

Presiden Jokowi Luncurkan GovTech INA Digital, Pangkas Ribuan Aplikasi Jadi Satu, Ini Fungsinya

Oleh: Ahmad Nuryaman Senin 27 Mei 2024, 15:36 WIB
Presiden Jokowi luncurkan GovTech INA Digital

AYOJAKARTA.COM - Presiden Jokowi meluncurkan Government Technology (GovTech) Indonesia yang diberi nama INA Digital.

Peluncuran GovTech dilakukan pada rangkaian acara SPBE Summit 2024 dan Peluncuran GovTech Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Senin, 27 Mei 2024.

Turut hadir Wakil Presiden Ma'ruf amin, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas beserta jajaran menteri lainnya.

Dalam sambutannya Presiden Jokowi menyampaikan pentingnya untuk mengintegrasikan berbagai aplikasi dan layanan digital milik pemerintah.

Hal ini bertujuan guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Presiden juga menyinggung adanya 27 ribu aplikasi yang dimiliki baik dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah.

Baca Juga: Top! Ini 10 SMA Terbaik di Jawa Barat Versi LTMPT, Ada Sekolah Swasta dan Negeri!

Penguatan Digital Publik Infrastructure layaknya 'jalan tol' bertujuan untuk digitalisasi pelayanan publik.

Maka pentingnya INA Digital untuk mewujudkan keterpaduan layanan digital pemerintah.

Presiden juga menyebut bahwa hadirnya INA Digital menjadi langkah awal percepatan transformasi layanan digital oleh pemerintah.

Jokowi mengingatkan pada setiap kementerian ataupun lembaga untuk meninggalkan mindset lama.

Mindset lama yang dimaksud Jokowi adalah menganggap data yang dimiliki setiap kementerian/lembaga hanya miliknya sendiri.

Maka akan menjadi kemunduran jika setiap kementerian/lembaga masih memiliki pemikiran seperti itu.

Baca Juga: 8 Kategori KPM PKH Mei-Juni Sumringah, Saldo Bansos Cair Rp150 ribu-Rp1,8 juta di KKS Hari Ini, Bank Mana Saja?

"Tidak boleh lagi merasa data yang dipunya miliknya sendiri. Tidak akan maju kalau masih seperti itu," kata Jokowi.

Dengan demikian Jokowi mengingatkan setiap kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk bersama-sama melakukan integrasi dan interoperabilitas aplikasi dan data.

Pada tahap awal INA Digital diprioritaskan untuk berkolaborasi dengan 9 kementerian/lembaga.

Di antaranya sektor pendidikan, kepolisian, kesehatan, sosial, administrasi kependudukan terintegrasi dengan Identitas Kependudukan Digital, transaksi keuangan negara, aparatur negara, Portal Layanan Publik, Satu Data Indonesia.

Penyelenggara INA Digital merupakan bagian dari PERURI sebagai GovTech Indonesia.

Hal itu berdasarkan Perpres Nomor 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional.***

Baca Juga: Psikologi Cinta: Ini 8 Tanda Pria Mencintai Kamu Selamanya, Terlihat Sederhana Namun Tidak Semua Orang Bisa

Reporter Ahmad Nuryaman
Editor Imanudin Abdurohman