News

Simak Formasi Pengadaan ASN Kabupaten Sumedang Tahun 2024

Oleh: Atiek Widyastuti Hadi Senin 27 Mei 2024, 08:26 WIB
Illutrasi CPNS

AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang Jawa Barat secara resmi telah mengumumkan formasi pengadaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2024.

Tahun ini, Pemkab Sumedang membuka 600 formasi CANS.

Jumlah itu dibagi untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sebanyak 200 formasi.

Baca Juga: Lulusan SMA Merapat! Ini Dia 11 Kementerian dan Lembaga yang Buka Formasi CANS 2024 Untuk Kamu

Sedangkan untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebanyak 400 formasi.

"Formasi-formasi tersebut untuk memenuhi kebutuhan SDM di Pemkab Sumedang," kata Pj Sekda Sumedang Tuti Ruswati saat dilansir Ayojakarta.com dari laman sumedangkab.go.id, Senin 27 Mei 2024.

Pemkab telah merinci kebutuhan pegawai di lingkungan Pemkab Sumedang.

Baca Juga: Ingin Jadi Hakim, Pengacara, atau Notaris? Ini Dia 6 Jurusan Kuliah Ilmu Hukum Terbaik di Indonesia

Dari 400 formasi PPPK tersebut, untuk memenuhi kebutuhan guru sebanyak 220 formasi.

Kemudian 90 tenaga kesehatan dan 90 tenaga teknis.

Sementara untuk formasi CPNS, 195 tenaga teknis dan 5 tenaga kesehatan.

Jumlah tersebut, setelah sebelumnya Pemkab Sumedang menerima sejumlah saran dan masukan dari beberapa pihak terkait pengadaan ASN 2024.

Baca Juga: PPPK Guru di Daerah Ini Sepi Peminat, Manfaatkan Kesempatan Emas Ini

Formasi ini diharapkan mampu menyelesaikan persoalan pengadaan tenaga non-ASN di Sumedang.

Ini sejalan dengan pemerintah pusat yang juga mentargetkan masalah tenaga honorer akan selesai akhir tahun.

Saat ini di Pemkab Sumedang terdapat lebih dari 3.000 tenaga honorer atau non-ASN.

Jumlah ini sudah lumayan banyak berkurang dari sebelumnya mencapai 5.000 tenaga lebih.

Baca Juga: Jurusan Kehutanan Terbaik di Indonesia Ada di 6 Perguruan Tinggi Negeri Ini, Berdasarkan Lembaga SIR 2024

Sembari menunggu pengumuman resmi tanggal rekrutmen, kamu dapat mempersiapkan diri dokumen administrasi yang dibutuhkan.

***

Reporter Atiek Widyastuti Hadi
Editor Maria Wulan