News

Kuasa Hukum Ungkap Ada Orang Mengaku Intel yang Intimidasi Keluarga Vina

Oleh: Nisrina Harum Lestari Selasa 21 Mei 2024, 17:58 WIB
Kuasa Hukum Ungkap Ada Orang Mengaku Intel yang Intimidasi Keluarga Vina

AYOJAKARTA.COM -- Kasus pembunuhan Vina dan kekasihnya di Cirebon kembali menjadi perbincangan.

Seperti yang diketahui, kasus pembunuhan Vina dan kekasihnya yakni Muhammad Risky Rudiana alias Eky terjadi pada 27 Agustus 2016 di Cirebon, Jawa Barat.

Diketahui ada sebelas pelaku yang terlibat dalam pembunuhan Vina dan kekasihnya.

Baca Juga: Fakta Terbaru Kasus Vina Cirebon, Pengacara Ungkap Jumlah Pelaku yang Belum Ditemukan: Bukan 3 tapi 4 Orang

Akan tetapi, hanya delapan dari sebelas pelaku saja yang sudah ditangkap dan dijatuhi hukuman.

Sementara tiga pelaku lainnya masih buron dan belum diketahui keberadaannya.

Kasus pembunuhan dua sejoli itu kembali diperbincangkan usai film terkait kasus tersebut tayang di layar lebar.

Namun, ada hal tidak mengenakan yang terjadi terhadap keluarga Vina saat film tersebut diproduksi.

Kuasa Hukum Keluarga Vina, Putri Maya Rumanti, mengatakan bahwa keluarga Vina sempat mendapatkan intimidasi dari orang yang tidak dikenal.

Baca Juga: Keluarga Vina Beberkan Kejanggalan pada Laporan Awal Kasus, Salah Satunya Kecelakaan Motor tapi Spion Masih Utuh

Putri menyampaikan ada dua orang laki-laki yang datang ke rumah keluarga Vina tanpa menunjukkan identitas dan mengaku sebagai intel.

“Hari kelima syuting itu ada dua orang laki-laki datang ke rumah menanyakan kenapa kisah ini dibuat film katanya, harusnya jangan dibuat film. Ya mungkin ada sedikit penekanan lah terhadap keluarga,” kata Putri dikutip dari kanal YouTube TV One News pada Selasa (21/5/2024).

Putri mengungkapkan akibat diintimidasi oleh dua orang tersebut, ibu mendiang Vina sempat kebingungan.

Akan tetapi, produser yang menggarap film kasus tersebut meyakinkan agar syuting tetap dilanjutkan.

“Di situ ibu almarhum kebingungan karena film sudah mulai berjalan kan syuting, tetapi dari pihak produser meyakinkan bahwa ya ini hak kita, hak kalian,” ungkapnya.

Putri menjelaskan dirinya tak mengetahui apakah ada perkataan dari dua orang tersebut yang menyudutkan atau mengancam atau tidak.

Namun, Putri menegaskan bahwa kedua orang tersebut memberikan penekanan agar film tentang kasus Vina tidak perlu dilanjutkan.

Baca Juga: Kakak Vina Ungkap Sempat Bertanya Soal Foto 3 DPO ke Pelaku: Mereka Semua Diam

“Kalau secara menyudutkan sekali saya tidak terlalu tahu ya. Tapi intinya mereka juga ada bahasa yang mereka khawatir menyampaikan. Memang ada penekanan untuk jangan melanjutkan lagi,” tutupnya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil