AYOJAKARTA.COM - Kasus pembunuhan Vina Cirebon kembali menjadi pembicaraan netizen, usai pemutaran film Vina : Sebelum 7 Hari.
Banyak pihak yang mendesak pihak kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut.
Bahkan, pengacara kenamaan Hotman Paris Hutapea turun tangan menjadi kuasa hukum Vina Cirebon.
Bang Hotman sapaan akrab Hotman Paris, bahkan mempertanyakan keseriusan pihak Kepolisian dalam mengusut kasus pembunuhan tersebut.
Hotman Paris menyebutkan bahwa Polisi tidak tahu kejadiannya dan langsung mengcap bahwa kejadian tersebut adalah kecelakaan tunggal.
Baca Juga: 7 Tanda Kamu Akan Sukses dan Kaya Raya di Masa Depan, Yuk Mulai Bangun Pagi!
"Bayangkan saja, waktu pertama kali (diumumkan Polisi) disebut kecelakaan tunggal. Yang mengatakan itu adalah Polisi. Padahal motornya gak rusak, handphone nya gak rusak," kata Hotman dikutip dari YouTube Kompas TV pada, Jumat 17 Mei 2024.
"Dari awal itu sudah ada kekurang seriusan penanganan (kasus Vina Cirebon)" lanjutnya.
Berkaitan dengan DPO yang dirilis oleh Polda Jabar, Hotman Paris pun memberikan tanggapannya.
Menurutnya, dalam mengumumkan DPO seharusnya ciri-ciri yang diumumkan tidak samar-samar agar pencairan lebih mudah.
"Dalam mengumumkan DPO harusnya gak boleh samar-samar dong. Itu yang kami himbau lagi kepada Polda Jabar," ucap Hotman.
Hotman Paris meminta ada penyidikan ulang karena dalam setiap kasus, seorang DPO selalu pulang ke rumah keluarganya.
Hotman Paris juga mengemukakan bahwa jika identitas DPO diketahui, maka jejak digitalnya pun mudah didapat.
Hotman Paris memberi saran kepada Kepolisian, jika identitas DPO diketahui, maka hubungi saja keluarganya agar sang DPO segera ditemukan.
Menurutnya, langkah-langkah tersebut adalah langkah yang paling efektif dalam menguak kasus pembunuhan yang terjadi pada 2016 lalu.
"Ini langkah pertama dan paling efektif," kata Hotman.
"Kita akan kawal terus, kita akan surati terus, kita adukan terus. Sampai akhirnya, orang-orang Polda melakukan tugasnya," pungkasnya.***