News

Usai Divonis, 8 Pelaku Pembunuhan Vina Cirebon Disebut Bungkam saat Ditanya Soal Identitas Ketiga DPO, Ada Apa?

Oleh: Linda Wati Rabu 15 Mei 2024, 06:14 WIB
Usai Divonis, 8 Pelaku Pembunuhan Vina Cirebon Disebut Bungkam saat Ditanya Soal Identitas Ketiga DPO, Ada Apa?

AYOJAKARTA.COM -- Kasus pembunuhan Vina Cirebon baru-baru ini kembali menjadi sorotan publik usai kisahnya ditayangkan ke bioskop.

Diketahui, pelaku pembunuhan Vina Cirebon berjumlah 11 dengan 8 pelaku sudah ditangkap sementara ketiga lainnya masih menjadi buronan alias DPO.

Sayangnya, ketiga DPO pembunuhan Vina Cirebon hingga kini masih belum diketahui keberadaannya meski sudah delapan tahun berlalu.

 Baca Juga: Jarang Ada Orang yang Tahu! Ini 7 Sekolah Kedinasan yang Mudah Masuknya

Merliayana (33), kakak dari Vina pun bahkan belum mengetahui bagaimana foto pelaku utama yang membunuh adiknya.

Bahkan, Merliayana mengaku sempat mendatangi sel untuk bertanya kepada ke delapan pelaku lainnya untuk menanyakan identitas pelaku utama.

Sayangnya, ke delapan pelaku yang sudah dijatuhi vonis itu disebut bungkam.

Hal itu disampaikan olehnya dalam podcast YouTube Denny Sumargo.

 Baca Juga: Para KPM PKH dan BPNT Wajib Baca! Ternyata ini Alasan Kenapa Saldo Rekening Penerima Manfaat Bantuan Sosial PIP Masih Kering

“Kan (8 pelaku lainnya) sudah dijatuhin vonis tuh, saya datang ke lapas, saya tanya sama pelaku yang lain alamatnya di mana rumahnya di mana, mereka semua diam,” kata Marliayana.

Kakak Vina juga sempat meminta para pelaku untuk menunjukan ketiga DPO tersebut namun tak kunjung didapatkan.

“Mereka diam, coba tolong kasih tahu saya, saya mau tahu fotonya nggak ada yang kasih tahu,” tuturnya.

“Nama lengkap?” Denny bertanya penasaran.

 Baca Juga: Lulusan STIN Kerja Apa? Ternyata Tak Hanya CPNS Tapi juga jadi Abdi Negara, Nomor 2 Terkeren!

Marliayana mengatakan bahwa pihak keluarga hanya mengetahui nama panggilan pelaku utama, yakni Egi.

“Nggak ada, cuma Egi sekian tahun sudah,” ujarnya.

Menurut keterangan Marliayana, pihak kepolisian pun juga belum mengetahui bagaimana identitas pelaku.***

Reporter Linda Wati
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil