AYOJAKARTA.COM - Kuota Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2024 untuk Provinsi Jawa Tengah resmi ditetapkan.
Ada 4.446 formasi yang telah disetujui oleh pemerintah pusat.
Dari jumlah itu, terdiri dari 265 CPNS dan 4.181 PPPK.
"Untuk proses rekrutmennya masih menunggu petunjuk teknis yang akan diberikan oleh dari panitia seleksi nasional (panselnas)," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Rahmah Nur Hayati, saat dikutip Ayojakarta.com dari laman jatengprov.go.id, Kamis 9 Mei 2024.
Dengan adanya penambahan SDM ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja Pemprov Jateng.
Untuk formasi PPPK juga diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan tenaga non-ASN di lingkungan Pemprov Jateng.
Saat ini, jumlah ASN di Pemprov Jateng mencapai 48.002 pegawai. Dari jumlah tersebut, 14.349 diantaranya masih berstatus tenaga non-ASN.
Idealnya, di Pemprov Jateng ada 99.676 pegawai. Namun saat ini baru ada 48.002 pegawai.
Kekurangannya yang mencapai 34.793 pegawai tersebut, beberapa dicukupi oleh tenaga non-ASN.
Itupun masih kurang. Guna mengatasi kekurangan tenaga non-ASN, Pemprov Jateng akan menerapkan sistem NIP paruh waktu dan NIP penuh waktu.
Bagi non-ASN yang lolos PPPK dalam rekrutmen tahun ini akan mendapatkan NIP penuh.
Sisanya akan mendapatkan NIP paruh waktu.
Saat ada pegawai pensiun, yang memiliki NIP paruh waktu tersebut otomatis akan menggantikannya.
Ini dilakukan guna memenuhi kebutuhan pegawai di lingkungan Pemprov Jateng.
Berdasarkan data BKD Pemprov Jateng, di Jateng saat ini terdapat 14 ribu tenaga non-ASN.
Pemprov Jateng telah menyiapkan hotline WhatsApp di helpdesk CANS +8212-960-0029 dan bkd.jatengprov.go.id.
Hotline ini dimaksudkan guna menghindari oknum yang mengaku dapat meloloskan mereka jadi pegawai negeri.
***