News

Geger! Kasus Wanita dalam Koper di Cikarang, Suami Korban: Saya Sempat Dituduh Sebagai Pelaku

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Jumat 03 Mei 2024, 12:21 WIB
Kasus Wanita dalam Koper di Cikarang,

AYOJAKARTA.COM - Pelaku pembunuhan RM (50), wanita yang jasadnya ditemukan di dalam koper di daerah Cikarang, akhirnya ditangkap pihak kepolisian

Tersangka, dengan inisial AARN, tidak dapat mengelak karena dia merupakan orang terakhir yang terlihat bersama RM ketika korban masih hidup pada Rabu, 24 April 2024.

Rekaman kamera CCTV menunjukkan AARN bersama dengan korban RM. Ini menjadi salah satu alat bukti polisi untuk mengungkap kasus pembunuhan RM.

Pelaku menghabisi korban di sebuah hotel di Bandung dan memasukkan jasadnya ke dalam koper.

Berbekal rekaman kamera pengawas, identitas pelaku pun terkuak.

Baca Juga: Fakta Psikologi: 7 Ciri Bahasa Tubuh Orang yang Manis di Depan Tapi Selalu Ghibah di Belakang

Tim gabungan dari Polda Metro Jaya, Sat Reskrim Polres Metro Bekasi, dan Sat Reskrim Polresta Bandung kemudian terbang ke tempat persembunyian AARN di Palembang, Sumatera Selatan, dan meringkusnya.

Pria yang menurut polisi memiliki hubungan pekerjaan dengan korban ini tidak berkutik.

AARN kemudian diterbangkan ke Bandara Soekarno Hatta Cengkareng dan dibawa ke Polsek Cikarang Barat, Bekasi, Jawa Barat.

Kini AARN sedang menjalani pemeriksaan intensif di kepolisian untuk mengungkap alasan di balik kekejiannya terhadap RM.

Dari penyidikan sementara yang disampaikan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, disebutkan korban diduga melakukan persetubuhan dengan pelaku di hotel di Bandung.

Dia juga menyebutkan uang yang diambil pelaku sebesar Rp43 juta adalah uang perusahaan yang akan disetorkan korban ke bank.

Baca Juga: Pemilik Golongan Darah Ini Cocok Jadi Penulis

Uang tersebut rencananya akan digunakan untuk resepsi pernikahan pelaku.

Pengakuan Ganda Permana, Suami Korban

Ganda Permana, suami RM, mengaku bahwa rutinitas istrinya adalah pergi ke kantor, dan dari kantor baru ke bank.

Dia mengatakan bahwa hubungannya dengan RM baik-baik saja.

Dia baru mengetahui bahwa RM dikunjungi oleh rekan kerja, yang datang dari pusat ke Bandung untuk audit.

RM diketahui menjabat sebagai kasir di perusahaan tempatnya bekerja.

Tugasnya adalah mengumpulkan setoran dari bagian pengiriman barang dari beberapa karyawan, merekapnya, dan disetorkan ke bank pada pagi hari antara jam 9 dan 10.

Suaminya, Permana, mengaku tidak mengenal pelaku sama sekali.

Dia juga sempat dituduh sebagai pelaku karena pada waktu kejadian dia tidak ada di rumah. Dia sedang berkunjung di rumah saudaranya selama dua hari.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan.***

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Jinan Vania Barizky