AYOJAKARTA.COM — Belakangan ini, media sosial, khususnya Twitter atau X, ramai dengan cuitan tentang kenaikan biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).
Sampai artikel ini diterbitkan, #TurunkanUKTUnsoed berada di trending ketiga di platform tersebut.
Berita tentang kenaikan biaya UKT Unsoed tersebar luas, bahkan menyebutkan adanya kenaikan hingga puluhan juta rupiah.
Keluhan-keluhan mahasiswa membanjiri platform X atau Twitter, terutama dari mahasiswa baru (maba) Unsoed yang harus menghadapi biaya UKT yang sangat tinggi.
Salah satu membagikan tangkapan layar registrasi. Di dalam gambar tersebut ia diharuskan membayar UKT sebesar Rp10.000.000 untuk program studi Teknik Sipil.
Dalam postingan tersebut, ia juga mengeluhkan besaran UKT tersebut dikarenakan UKT tersebut 4 kali lipat dari gaji orang tuanya.
“bisa tapi mati. yang bener aja rugiii dong, 4 kali lipat dari gaji bapa w, ibu ga kerja, kaka masi kuliah, belum lagi biaya ngerantau terus yang dirumah biaya idup make daun kali ya,” cuit @aurigagurll, dikutip pada Kamis, 25 April 2024.
Kemudian, komentar juga datang dari akun @m3lanch0lia_ yang memposting gambar yang menunjukkan mahasiswa yang sedang belajar di kelas dengan menggunakan kursi kayu. Pemilik akun X tersebut juga menambahkan cuitan “14 juta”.
Kemudian, banyak netizen yang menanggapi cuitan tersebut, mereka rata-rata sangat menyayangkan apa yang terjadi di Unsoed.
“ukt seharga 1 beat fasilitas uda kayak SD tempat ku ngajar bangku kayu penuh tipx,” ucap salah satu akun.
“14 jt kursi masih kayu sini bang pindah ke Muhammadiyah saja,” balas akun lainnya.
“jir kek kursi smp guah mana sama sama negeri lagi,” ucap akun lainnya.***