AYOJAKARTA.COM - Surya Paloh yang menjabat sebagai Ketua Umum Partai NasDem memberikan tanggapan terhadap keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak semua gugatan dari pasangan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud terkait sengketa hasil pemilihan umum pada hari Senin, tanggal 22 April 2024.
Surya Paloh mengatakan salah satu modal yang dipahami NasDem adalah menjaga stabilitas nasional itu sendiri.
“Salah satu modal terbesar yang dipahami oleh Partai Nasdem adalah menjaga stabilitas nasional itu sendiri, kalau ini tidak mampu kita jaga saya pikir ini Ancaman bagi kita sebagai satu bangsa” Kata Surya Paloh, dikutip Ayojakarta.com dari Youtube KompasTV, pada Selasa, 23 April 2024.
Baca Juga: Respons Anies Baswedan Soal 'Restu' Surya Paloh untuk Maju DKI 1: Kita Sekarang Ini...
Di dalam kesempatan yang sama juga, Ketua Partai Nasdem tersebut juga mendapatkan pertanyaan tentang kemungkinan Partai NasDem untuk bergabung dengan koalisi yang dipimpin oleh Prabowo Subianto.
Ia menanyakan balik apakah ada usulan lain selain merapat ke pemerintahan.
“Yang pertamalah dulu mungkin ada usulan lain selain merapat ke pemerintahan Coba ada usulan?” ucap Surya Paloh.
“Ah kalau ada usulan boleh kita pertimbangkan juga ya itu yang pertama” lanjutnya.
Baca Juga: Respon Surya Paloh Usai Bertemu dengan Presiden Jokowi dan Tanggapan soal Hak Angket
Surya Paloh juga mengatakan bahwa ia bisa mempertimbangkan. Kalau tidak ada usulan lainnya yang terbaik untuk Nasdem.
“Ya kita bisa pertimbangkan itu ya kalau enggak ada usulan lainnya apa sebenarnya yang lebih baik bagi Nasdem dengan spirit dan semangat seperti apa yang saya utarakan tadi itu” ucapnya.
Diketahui, Mahkamah Konstitusi (MK) telah menolak permohonan sengketa hasil Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024 yang diajukan oleh Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Putusan lengkap terkait kedua sengketa tersebut telah diunggah oleh MK di situs resminya.
Sidang pengucapan putusan sengketa Pilpres 2024 digelar di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, pada Senin, 22 April 2024.***