News

Update Terkini Arus Balik Lebaran 2024, Pihak Kakorlantas Polri Belum Tetapkan Rekayasa Lalu Lintas karena Alasan Ini

Oleh: Dyah Arum Ratri Jumat 12 Apr 2024, 16:35 WIB
One Way arus balik di Tol Kalikangkung diterapkan besok Sabtu.

AYOJAKARTA.COM – Update terkini informasi arus balik lebaran 2024, pihak Kakorlantas Polri masih terus memantau angka kepadatan kendaraan di sejumlah ruas tol Trans Jawa. 

Laporan terkini mengenai arus balik lebaran 2024 ini dilaporkan langsung Irjen Pol Aan Suhanan, Kakorlantas Polri dikutip ayojakarta.com dari TikTok @metro_tv pada Jumat (12/4/2024). 

Dalam laporannya, Irjen Pol Aan Suhanan menjelaskan kondisi lalu lintas arus balik lebaran 2024 yang terpantau di sejumlah ruas jalan tol khususnya Trans Jawa.

Diinformasikan beberapa spot ruas jalan di kawasan tol Trans Jawa untuk kepadatan arus balik masih berada di bawah parameter.

Baca Juga: Penundaan One Way GT Kalikangkung ke Tol Cipali KM 72 dari Korlantas Polri pada Arus Balik Hari Ini, Ternyata karena... 

Seperti traffic counting yang di wilayah Kali Kangkung dan Palikanci yang angka kepadatan kendaraan arus balik terpantau masih rendah.

“Masih 1178 rata-rata 3 jam, artinya ini masih di bawah parameter, parameter ada di 2800 ya per jamnya kemudian kita lihat juga di traffic counting Kalikangkung di 414 ini juga angkanya masih di 1220 parameternya adalah 2800 ya,” terang Irjen Pol Aan Suhanan.

“Kemudian kita ke Palikanci dikilometer 211B ini untuk melihat ya kendaraan yang masuk dari Pejagan ya atau dari feeder yang ada setelah Kalikangkung, ini angkanya juga masih di bawah parameter yang ada rata-ratanya ada di 881 kendaraan dari parameter 2800,” imbuhnya.

Baca Juga: Mulai Arus Balik? Ini Referensi Rest Area Tol Trans Jawa, Ada yang Dulunya Pabrik Gula, Loh

Dari data traffic counting tersebut, pihak Kakorlantas Polri kemudian memutuskan untuk rekayasa lalu lintas berupa one way ini urung dilakukan. 

“Jadi secara keseluruhan  masih berada di bawah parameter sampai tadi jam 10 ya, kemudian trend-nya memang ada kenaikan di masing-masing traffic counting kita ada kenaikan ya namun ini masih belum signifikan,” jelas Irjen Pol Aan Suhanan.

“Jadi kami memutuskan ya untuk one way dari 414 ke 72 sesuai jadwal jam 14.00 ini sementara kami tidak laksanakan melihat parameter-parameternya tadi," lanjutnya.

Baca Juga: Catat Tanggalnya! Berikut Adalah Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2024 yang Harus Diketahui Oleh Pemudik

Sementara di ruas jalan tol lain seperti di pertemuan antara tol Trans Jawa dan Cipularang Bandung, parameter trafficnya juga masih terpantau rendah. 

“Kemudian untuk contra flow di 72 sampai dengan 47 ini juga angkanya masih rendah ya, kita lihat traffic counting yang ada di 71 ini angkanya masih 2036 dari parameter 2800,” jelas Irjen Pol Aan Suhanan. 

“Kemudian di 61 ini setelah pertemuan Trans Jawa dan Cipularang Bandung ini angkanya ada di 2245 dari parameter 5500,” imbuhnya lagi.

Baca Juga: 7 Ruas Tol Baru Ini Bisa Dilalui Pemudik Selama Arus Lebaran 2024

Data tersebut juga dijadikan pertimbangan pihak Kakorlantas untuk belum menetapkan rekayasa lalu lintas. 

“Dan di 43 ya ini angkanya baru 1101 dari parameter 4100 jadi untuk Japek juga kita akan melihat ya angka-angka dari counting tadi. Jadi untuk arus balik juga belum kita berlakukan ya karena angkanya masih di bawah parameter ,” tuturnya.

Irjen Pol Aan Suhanan juga menyampaikan bahwa pihak Kakorlantas akan terus mengupdate informasi terbaru berkaitan dengan kemungkinan rekayasa lalu lintas pada arus balik lebaran 2024 ini. 

“Ini saya kira yang perlu  disampaikan kepada seluruh masyarakat yang akan melakukan perjalanan bali dari kampung halaman masing-masing nanti apabila ada perkembangan traffic counting terutama di 211B Palikanci kita akan melakukan Diskresi Kepolisian ya kalau angkanya sudah tinggi di 211 Bandung Palikanci kita akan melakukan kemungkinan one way dari 188 dulu, Palimanan ya,” ujarnya.

“Kalau angka dari Timur, dari Banyumanik dari Kalikangkung, dari Semarang Batang ini masih rendah tapi di Palikanci kalau tinggi itu berarti dari arus Pejagan ini cukup deras sehingga kita akan melakukan Diskresi kepolisian one way dari 188, ini lihat angkanya ya. Kalau Palimanan sudah one way berarti di Japek ini harus contraflow ,” imbuhnya lagi.***

Reporter Dyah Arum Ratri
Editor Fathul Amanah