News

Kronologi Bus Rosalia Indah Kecelakaan di Tol Batang yang Akibatkan 7 Orang Tewas, Sopir Diduga Ngantuk

Oleh: Linda Wati Kamis 11 Apr 2024, 13:32 WIB
Kecelakaan Bus di Tol Batang

AYOJAKARTA.COM - Kecelakaan maut kembali terjdi di tol, kali ini dialami bus Rosalia Indah.

Kecelakaan maut yang melibatkan bus Rosalia Indah ini terjadi di KM 370 A atau ruas tol Batang-Semarang sekitar pukul 06.30 WIB.

Kecelakaan bus Rosalia Indah yang terjadi pada Kamis 11 April 2024 ini mengakibatkan tujuh orang tewas.

Selain tujuh orang meninggal, 15 orang lainnya dinyatakan luka ringan dan 12 orang lainnya selamat.

Baca Juga: Update Terkini Kecelakaan Tunggal Bus PO Rosalia Indah di Tol Batang-Semarang, Berikut Jumlah Korban Jiwa

Dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Kompas Tv pada Kamis (11/4/2024), bus tersebut masuk ke parit sepanjang 200 meter dan saat ini Polisi masih menyelidiki kejadian tersebut.

Belum diketahui secara pasti apa penyebab dari kecelakaan tersebut.

Saat ini korban yang mengalami luka-luka telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, untuk korban selamat akan dievakuasi menggunakan armada lain untuk diantarkan ke tujuan masing-masing.

Baca Juga: Identitas Nama dan Alamat STNK Grand Max yang Terlibat Kecelakaan Maut di Tol Cikampek Km 58, Pemilik Warga Jakarta

Menurut informasi, kronologi kecelakaan tersebut berawal saat bus Rosalia Indah  melaju dari arah barat ke timur di lajur kiri. 

Ketika di KM 370 + 200 jalur A, sopir diduga mengantuk hingga mengakibatkan bus keluar dari jalan masuk ke parit sepanjang 200 meter.

Bus tersebut membawa 34 orang, 32 di antaranya adalah penumpang bus dan dua orang lainnya adalah kondektur dan sopir.

Baca Juga: Beredar Video Kronologi Kecelakaan Maut di Km 58 Tol Cikampek dari Pria yang Diduga Sopir Bus

Kecelakaan ini sempat membuat arus lalu lintas menjadi macet.

Namun ketika siang hari, arus lalu lintas kembali normal.

Hingga saat ini, pemindahan bus Rosalia Indah masih dilakukan dan sudah ada pihak Jasa Marga yang berada di lokasi untuk memindahkan badan bus.***

Reporter Linda Wati
Editor Fathul Amanah