News

Identitas Nama dan Alamat STNK Grand Max yang Terlibat Kecelakaan Maut di Tol Cikampek Km 58, Pemilik Warga Jakarta

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Senin 08 Apr 2024, 15:21 WIB
Kecelakaan maut di tol cikampek KM 58

AYOJAKARTA.COM - Kepolisian berhasil mengidentifikasi mobil Grand Max yang terlibat dalam kecelakaan maut di Tol Cikampek KM 58 pada Senin, 8 April 2024 pagi.

Hal ini disampaikan Kapolres Karawang AKBP Wirdhanto Hadicaksono di RSUD Karawang.

"Kami akan sampaikan ada nomor plat mobil serta identitas STNK dari satu unit mobil Grandmax dengan nomor polisi B 1635 BKT. Dalam STNK adanya identitas atas nama Yanti Setiawan Budarma dengan alamat Jalan Duren Nomor 16 RT003 RW009 Kelurahan Utan Kayu Utara Kecamatan Matraman Jakarta Timur," katanya dikutip ayojakarta.com dari YouTube Metro tv, Senin (8/4/2024).

Baca Juga: Beredar Video Kronologi Kecelakaan Maut di Km 58 Tol Cikampek dari Pria yang Diduga Sopir Bus

Ia juga menjelaskan semua penumpang Grand Max dalam keadaan meninggal dunia dalam keadaan luka terbakar.

Ia meminta barangkali ada sanak keluarga ataupun kerabat yang mengetahui keluarga dari para korban pemilik dari kendaraan Grand Max bisa menghubungi atau datang langsung ke RSUD Karawang untuk mengidentifikasi lebih jelas postmortem dengan antemortem para korban.

Sementara itu sebuah video yang memperlihatkan seorang pria bernama Heri yang diduga sebagai sopir bus Prima Jasa yang terlibat dalam kecelakaan maut di Tol Cikampek 58 pada Senin, 8 April 2024 beredar luas di media sosial.

Dalam video berdurasi 56 detik tersebut, Heri yang mengenakan seragam Prima Jasa menjelaskan kronologi kecelakaan yang merenggut nyawa sembilan orang.

Baca Juga: 3 Mobil Terlibat Kecelakaan Maut dan Terbakar di Tol Cikampek Km 58, Korban Jiwa Cukup Banyak

Heri menjelaskan bahwa busnya sedang dalam perjalanan dari Jakarta menuju Bandung.

Di lokasi kejadian, tiba-tiba sebuah mobil Grand Max yang melaju berlawanan arah masuk ke jalurnya.

Pada saat kejadian, tol Cikampek sedang diberlakukan contra flow.

"Tiba-tiba mobil Grand Max itu nyebrang ke arah saya, tiba-tiba di depan saya. Beradu dengan saya, lalu saya oleng," kata Heri dikutip ayojakarta.com dari Twitter @warungjurnalis, Senin (8/4/2024).

Baca Juga: Tips Berkendara Saat Puasa yang Harus Kamu Perhatikan Agar Terhindar dari Kecelakaan!

Grand Max yang kemudian diketahui kelebihan muatan dengan mengangkut 12 orang itu mengalami ringsek dan terbakar.

Akibat kecelakaan ini, contra flow di sekitar lokasi kejadian sempat dihentikan.

Namun sore ini, contra flow sudah dilanjutkan kembali untuk mengurai kepadatan arus mudik.***

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Fathul Amanah