AYOJAKARTA.COM -- Petugas haji 2025 asal Indonesia diharapkan mengurangi penggunaan media sosial (medsos) selama bertugas melayani jemaah Haji.
"Utamakan pelayanan bagi jemah Haji dan kurangi pemakaian media sosial. Petugas haji harus memastikan kondisi jemaah dan memberikan pelayanan terbaik," kata Direktur Jenderal Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) Hilman Latif pada acara pemberangkatan petugas Haji 2025, Senin (28/4).
Direktur Bina Haji Kementerian Agama Musta'in Ahmad mengungkapkan, petugas haji harus menanggalkan semua atribut personal seperti jabatan, pangkat, serta ego saat menjalankan tugasnya.
Baca Juga: 323 Petugas Haji Berangkat Hari Ini untuk Sambut Kloter 1 Jemaah Haji Asal Indonesia
Dia juga mengingatkan para petugas haji harus memahami alur garis komando dari mulai Amirul Haj yang dipegang oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar hingga ke jajaran di bawahnya.
"Kenali komandan dan atasan anda. Hanya jalur komando ini yang diberi kewenangan untuk memberi perintah, meskipun mungkin yang menerima perintah di luar sana jabatannya lebih tinggi," ujar Musta'in.
Musta'in berharap seluruh petugas memiliki tekad melayani tamu Allah dengan baik.
Baca Juga: Kabar Gembira! 4 Bansos yang Cair di Akhir April 2025, Ini Daftar dan Jadwal Lengkapnya
"Kami mengajak semuanya untuk menjaga semangat dan kondisi untuk memberi pelayanan terbaik," tegasnya.
Sebagai informasi, ada 323 petugas haji dari daerah kerja (Daker) Madinah dan Bandara serta 66 tenaga kesehatan haji yang diberi pembekalan sebelum diberangkatkan pada gelombang pertama.