News

Kembali Dituduh Pencucian Uang, Raffi Ahmad Bantah Terlibat Kasus Korupsi Rp271 T: Jangan Percaya, Astaghfirullah

Oleh: Linda Wati Selasa 02 Apr 2024, 16:06 WIB
Di tengah pusaran kasus dugaan korupsi Harvey Moeis, nama Raffi Ahmad kini ikut menjadi sorotan publik.

AYOJAKARTA.COM — Di tengah pusaran kasus dugaan korupsi Harvey Moeis, nama Raffi Ahmad ikut menjadi sorotan publik.

Ya, Raffi Ahmad dituding terlibat dalam kasus korupsi Rp271 triliun yang saat ini menyeret nama Harvey Moeis, suami Sandra Dewi.

Salah satu pengguna media sosial TikTok @andi.hafidz19, mengunggah video yang bernarasikan Raffi Ahmad ditangkap polisi karena diduga terlibat kasus pencucian uang Rp271 T.

Hingga berita ini diturunkan, video bernarasi Raffi Ahmad ditangkap polisi karena dugaan pencucian uang telah ditonton oleh 30 ribu viewers dan mendapatkan 282 like.

“raffi ahmad dit4ng9kap poli51 karna diduga terlibat ka5us pencuc14n uang sebesar Rp 271 triliun istrinya nagita slavina n94muk,” isi tulisan dalam video tersebut.

Baca Juga: Harvey Moeis Jadi Tersangka Korupsi, Sandra Dewi Pernah Janji Susah Senang Bersama Suami: Kita Tunjukin Sekarang

Dalam video tersebut, tampak Nagita Slavina marah dengan petugas yang hendak membawa sang suami.

Tak hanya itu, pada video yang diunggah juga ditulis jika Raffi Ahmad diringkus polisi kasus pencucian uang.

Geram namanya dikaitkan dengan kasus korupsi Rp271 trilliun, Raffi pun langsung membantah tuduhan tersebut.

Melalui unggahan Instagramnya @raffinagita1717, ayah dua anak ini membantah tudingan dari video yang diunggah akun TikTok tersebut.

Raffi menyebut bahwa video tersebut merupakan video konten prank yang diunggah di YouTube channel Atta Halilintar pada 5 tahun yang lalu.

Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Sebut Sandra Dewi Bisa Terseret Hukum Jika Terbukti Menikmati Hasil Korupsi Harvey Moeis

“Ini tuh konten PRANK, jadi gue di PRANK 5 tahun lalu di youtube channel @attahalilintar,” tulis Raffi Ahmad.

Ia meminta agar publik tidak percaya pada pihak yang tidak bertanggung jawab yang dengan sengaja mengedit video dan menyebarkan berita hoax.

“Jadi jangan percaya kalau ada pihak yang tidak bertanggung jawab dan mengedit video ini sehingga menjadi berita HOAX! Terimakasih guyss, astaghfirullah,” imbuhnya.***

Reporter Linda Wati
Editor Tedi Rukmana