News

Dampak Ibu Kota Negara Pindah ke Kalimantan, Tugu Monas Bakal Diangkut Helikopter?

Oleh: Karseno AJ Senin 01 Apr 2024, 16:34 WIB
Dampak Ibu Kota Negara Pindah ke Kalimantan, Tugu Monas Bakal Diangkut Helikopter?

AYOJAKARTA.COM -- Monumen Nasional atau Monas, merupakan salah satu bangunan bersejarah di Indonesia yang diprakarsai oleh Presiden Soekarno pada tahun 1954.

Usai mengembalikan posisi Ibu kota dari Yogyakarta ke Jakarta, Soekarno mulai menggagas pembuatan tugu Monumen Nasional atau Monas.

Hasil pertemuan Komite Nasional pembuatan Monumen Nasional atau Monas menentukan perlunya sayembara desain monas pada 17 Agustus 1955.

Baca Juga: Bermimpi Masuk ke Sekolah Kedinasan? Cek Syarat Lolos ke Politeknik Siber dan Sandi Negara Serta Tahapan Seleksi

Frederich Silaban yang dikenal sebagai arsitek Masjid Istiqlal serta Stadion Utama Senayan sempat membuat rancangan, namun ditolak oleh Presiden Soekarno.

Sebagai arsitek, Soekarno menginginkan monumen berupa tugu yang menjulang tinggi dan kokoh, indah serta tahan gempa.

Pada 17 Agustus 1961, monumen nasional atau Monas mulai dibangun dengan menggunakan hasil rancangan RM Soedarsono.

Dalam rancangan karyanya, RM Soedarsono juga menyematkan angka-angka khusus yang bernilai filosofis sebagaimana Soekarno menyukai hal tersebut.

Baca Juga: Bagaimana Psikologi Kepribadian Berdampak Pada kehidupan Sehari-hari, Pahami Pengertian dan Karakternya

Memiliki tinggi cawan 17 meter dengan lebar dasar 8 meter, lebar halaman cawan monumen memiliki luas sebesar 45 meter.

Meski proses pembangunan sempat terhenti akibat peristiwa Gestapu atau Gerakan September tanggal 30, pembangunan monas akhirnya bisa dilanjutkan.

Lima tahun setelah kematian Soekarno pada 21 Juni 1970, presiden Soeharto yang melanjutkan kepemimpinan meresmikan Monumen Nasional atau Monas pada 1975.

Selain menjadi tugu yang menjadi simbol keberadaan ibu kota Jakarta, Monumen Nasional atau Monas juga telah menjadi ikon bagi Indonesia.

Baca Juga: Top 20 PTN Terbaik di Indonesia versi AppliedHE 2024 Terbaru, Peringkat 1 IPB University Disusul oleh Kampus Ini

Seiring dengan pergantian kota Kalimantan Timur sebagai ibu kota negara menggantikan Jakarta, membuat sejumlah kalangan mempertanyakan nasib monumen nasional.

Menyikapi keresahan tersebut, salah seorang warganet pemilik akun instagram membuat unggahan video berisi tugu monas yang ikut dipindahkan ke ibu kota baru.

Dalam video hasil suntingan artifisial tersebut, terlihat tugu monas yang sedang diangkut dengan enam unit helikopter dan empat pengawal.

Baca Juga: Empati, Simpati dan Apati, Pahami Perbedaan Antara Ketiganya

Selain memperlihatkan tugu monas yang sudah tercabut dari dalam tanah, iring-iringan helikopter pengangkut monas juga dilepas oleh warga Jakarta dengan lambaian tangan.

Unggahan video berisi detik-detik monas dibawa ke IKN, mendapat beragam komentar dari ribuan warganet pengguna Instagram.

Menurut sejumlah warganet, perpindahan tugu monas ke ibu kota baru harus dirahasiakan dari para orang tua karena bisa melahirkan huru-hara.

Baca Juga: Hindari 10 Jebakan Keuangan Ini, Jika Ingin Hidup Damai dan Bahagia

“Jangan sampai dikirim ke grup keluarga, nanti ada aja bahasannya,” komentar warganet pemilik akun @*ik_ham* yang disukai warganet lainnya.

Proses pembuatan video berbasis AI yang menurut warganet cukup rapi juga mendapat tanggapan.

“Rill cuy, iring-iringan monas sudah sampai Indramayu,” tulis warganet pemilik akun @*dhywir*.***

Reporter Karseno AJ
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil