AYOJAKARTA.COM - Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024 M akan segera tiba dalam beberapa hari.
Menurut ketetapan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri, Idul Fitri 2024 diprediksi jatuh pada tanggal 10-11 April 2024.
Di Indonesia, Hari Raya Idul Fitri seringkali diidentikkan dengan tradisi mudik, di mana orang-orang kembali ke kampung halaman untuk merayakan bersama keluarga.
Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan telah memperkirakan bahwa puncak arus mudik Lebaran akan terjadi dari tanggal 5 hingga 8 April, sementara puncak arus balik diperkirakan akan terjadi dari tanggal 13 hingga 16 April.
Baca Juga: Punya Mobil Listrik dan Mau Mudik? Ini Rest Area yang Tersedia SPKLU di Ruas Tol Jabodetabek
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengimbau masyarakat untuk memulai perjalanan mudik lebih awal, sebelum puncak arus mudik, guna menghindari kepadatan lalu lintas.
Menhub juga menyarankan agar masyarakat menghindari penggunaan sepeda motor untuk mudik karena risiko keamanannya yang tinggi.
Ia merekomendasikan agar masyarakat menggunakan transportasi umum atau memanfaatkan program mudik gratis yang disediakan oleh Kementerian Perhubungan atau lembaga lain.
Menanggapi potensi peningkatan lalu lintas, Kementerian Perhubungan telah menyiapkan Posko Terpadu Angkutan Lebaran yang akan beroperasi dari tanggal 3 hingga 18 April 2024.
Baca Juga: Mau Mudik? Ini 6 Tips Perjalanan Jauh saat Berpuasa agar Aman dan Nyaman
Selain itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Muhadjir Effendy, mengimbau pemudik dan operator angkutan untuk memeriksa kelaikan kendaraan sebelum berangkat.
"Pengemudi juga perlu mempersiapkan kesehatan dan kebugaran, memastikan bahan bakar kendaraan dan saldo e-toll cukup agar lalu lintas mudik berjalan lancar," ucap Menko Muhadjir.
Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, juga mengumumkan bahwa akan diselenggarakan Operasi Ketupat 2024 untuk melayani dan menjaga kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.
Baca Juga: Mudik Gratis 2024 PT SIER, Intip Cara Mendaftar dan Rute Perjalanan di Sini
Operasi tersebut akan berlangsung selama 13 hari, mulai dari tanggal 4 hingga 16 April 2024, melibatkan 155.165 personel dari kepolisian dan 67.955 personel TNI sebagai perbantuan.
Semua langkah ini diambil untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan selama musim mudik dan Lebaran, serta untuk mengurangi potensi kemacetan dan kecelakaan di jalan raya.