News

10 Orang Pelaku Pemerkosa Siswi SMP di Lampung Ternyata Tinggal di 1 RT yang Sama, Uya Kuya: Kalian Biadab!

Oleh: Linda Wati Minggu 24 Mar 2024, 16:22 WIB
Peristiwa mengenaskan dialami oleh seorang siswi SMP di Lampung Utara karena menjadi korban pemerkosaan dan penyekapan.

AYOJAKARTA.COM - Sempat terjadi peristiwa mengenaskan yang dialami oleh seorang siswi SMP di Lampung Utara karena menjadi korban pemerkosaan dan penyekapan selama tiga hari oleh sepuluh pria.

Siswi SMP di Lampung Utara selaku korban akhirnya memberanikan diri buka suara dalam podcast YouTube Uya Kuya didampingi sang ibu dan kuasa hukum yang tayang pada Sabtu, 23 Maret 2024.

Siswi di Lampung Utara itu pun menceritakan bagaimana kronologi dirinya diajak oleh pelaku yang berinisial D ke sebuah gubuk dekat perkebunan.

Korban mengatakan bahwa dirinya dipaksa masuk oleh pelaku dan ternyata di dalam gubuk tersebut sudah ada banyak teman pelaku.

Singkat cerita, korban dicekoki miras dan diperkosa oleh sepuluh orang pria dan tidak diberi makan selama tiga hari.

Korban mengatakan bahwa dirinya sempat meminta diberi makan, biadabnya salah satu pelaku mengatakan hal yang tidak manusiawi kepada korban.

“Aku minta makan nggak dikasih dan dibilang katanya m*ti tinggal m*ti dibuang,” kata korban sambil menangis tersedu-sedu.

Baca Juga: 5 Level Kontak Mata dan Artinya menurut Psikologi, Sejauh Mana Kamu Saling Curi Pandang dengan Seseorang?

Geram dengan aksi pelaku yang bahkan ada yang masih di bawah umur, Uya Kuya pun sempat menangis mendengar cerita korban.

Kini, enam pelaku berhasil diamankan sementara ke empat lainnya masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Uya Kuya dengan tegas meminta kepada empat pelaku lainnya yang masih kabur untuk segera menyerahkan diri.

“Untuk para pelaku yang selama ini masih sembunyi, empat orang serahkan diri kalian segera, kalian biadab. Sepuluh-sepuluhnya biadab,” ucapnya.

Baca Juga: Rekrutmen Bersama BUMN 2024 Dibuka, Sertifkat TOEFL atau IELTS Wajib Dilampirkan? Begini Penjelasannya

“Dan saya nggak tahu bagaimana orang tua-orang tua sepuluh orang ini mendidik mereka, gimana orang tua mereka mendidik anaknya menjadi anak yang biadab seperti monster nggak punya hati,” imbuhnya.

Dan ternyata, ke sepuluh pelaku masih tinggal di wilayah 1 RT yang sama.

“satu RT semua sepuluh orangnya,” kata kuasa hukum korban.

Reporter Linda Wati
Editor Aris Abdulsalam