News

Ada dalam Tes BUMN 2024 Ternyata Arti Learning Agility dalam Bekerja Adalah Begini

Oleh: Sarwendah Minggu 24 Mar 2024, 14:25 WIB
Learning Agility sangat dibutuhkan di dunia kerja karena ada kaitannya dengan perkembangan zaman yang semakin pesat.

AYOJAKARTA.COM – Istilah “Learning Agility” sedang menjadi perbincangan karena ada di salah satu tes Rekrutmen Bersama BUMN 2024.

Tes Learning Agility merupakan tes online 2 Rekrutmen BUMN 2024 bersamaan dengan tes bahasa inggris untuk lulusan D III, D IV / S1, S2.

Terdapat istilah tes “Learning Agility” yang bersamaan dengan Tes AKHLAK untuk lulusan SMA / sederajat.

Mungkin istilah “Learning Agility” masih terdengar asing bagi sebagian para calon pelamar BUMN 2024.

Arti Learning Agility adalah apa? Simak penjelasan berikut yang dilansir AyoJakarta.com dari video YouTube PPM Manajemen yang diunggah pada 23 Maret 2021.

Berikut gambaran dan penjelasan arti "Learning Agility" yang harus Anda ketahui, agar bisa mempersiapkan diri untuk tes dengan sebaiknya.

Video tersebut menjelaskan bahwa Learning Agility artinya belajar ketangkasan beradaptasi dengan cepat.

Learning Agility sangat dibutuhkan di dunia kerja karena ada kaitannya dengan perkembangan zaman yang semakin pesat.

Paparan dari Inshana Yangtiningtya menjelaskan bahwa Agility (ketangkasan) adalah kemampuan bergerak cepat dan fleksibel di lingkungan bisnis yang terus berubah.

Baca Juga: Formasi Lowongan Rekrutmen Bersama BUMN 2024 PT Pertamina untuk Lulusan SMA/SMK Sederajat, Ini Syaratnya

Agility adalah tentang kemampuan bisnis untuk bergerak dengan cepat dan fleksibel dalam menghadapi perubahan dan ketidakpastian.

Sehingga dapat tetap relevan dan berkinerja baik di lingkungan bisnis yang dinamis.

Ada lima karakter learning Agility yang berdampak positif pada pekerjaan:

- Lebih ekstrovert (Mudah bersosialisasi, aktif, terdorong untuk mengambil alih situasi).

- Lebih fokus (Terorganisir, sistematis, secara berkelanjutan, dan memperbaiki diri).

- Lebih kreatif (Cepat dalam membuat rencana dan ide baru serta menerima perubahan dengan mudah).

- Lebih Tangguh (Tidak mudah panik, optimis, stress management yang baik).

- Lebih berani (Berani mengungkapkan pendapatnya dan berani menghadapi perbedaan dengan orang lain).

Learning Agility dapat berkorelasi dengan kompetensi dan kinerja seseorang dalam bekerja.

Terdapat lima jenis learning agility yang dapat diidentifikasi:

Ketangkasan belajar terdiri dari beberapa elemen kunci yang saling terkait, mencakup:

1. People Agility

Ini melibatkan kemampuan untuk berinteraksi dengan orang lain secara efektif, termasuk keahlian dalam belajar dari pengalaman bersama mereka.

Dalam berhubungan dengan orang lain secara positif dan belajar dari perspektif mereka dapat menjadi sumber pengetahuan dan pemecahan masalah.

2. Result Agility

Ketangkasan dalam mencapai hasil yang diinginkan adalah kunci dalam menghadapi tantangan.

Hal ini mencakup kemampuan untuk memimpin dan menginspirasi orang lain, serta membangun kepercayaan dalam kemampuan Anda.

3. Mental Agility

Kemampuan untuk berpikir secara fleksibel dan kreatif akan membantu dalam menavigasi situasi yang kompleks.

Dengan melihat masalah dari berbagai sudut pandang dan menciptakan solusi yang inovatif,.

4. Change Agility

Dalam dunia yang terus berubah, kemampuan untuk beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan sangatlah penting.

Keingintahuan yang tinggi terhadap perubahan, serta kesiapan mengubah cara kerja dan menghadapinya dengan sikap terbuka dan proaktif.

5. Self-Awareness

Penting untuk memiliki pemahaman yang kuat tentang kekuatan dan kelemahan pribadi Anda.

Dengan menyadari keahlian yang perlu ditingkatkan, tentunya sebagai upaya untuk berkembang secara pribadi dan profesional.

Ada beberapa komponen dalam learning agility seperti adaptasi yang baik, pola problem solving yang efektif, responsif terhadap perubahan, perilaku kepemimpinan, dan inovasi.

Learning agility bukan hanya penting dalam dunia kerja, tetapi juga dapat diterapkan dalam bisnis untuk membantu menyelesaikan masalah.

Reporter Sarwendah
Editor Aris Abdulsalam