News

Ditanya Soal Isu Peluang Jadi Ketum Golkar, Gibran: Biar yang Senior-senior atau yang Berpengalaman Saja

Oleh: Muhammad Imansyah Sabtu 16 Mar 2024, 16:45 WIB
Gibran tanggapi isu jadi calon ketum Golkar

AYOJAKARTA.COM - Sepulang dari lawatannya ke Inggris, Cawapres paslon 02 kembali menjadi magnet bagi awak media.

Ditemui di kantor Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka menepis isu yang menyatakan dirinya akan didapuk sebagai orang nomor satu di Golkar.

Menurut Gibran, biarlah mereka yang lebih senior dan berpengalaman saja yang menjadi nahkoda partai berlogo pohon beringin ini.

Baca Juga: Seperti Apa Posisi Tidur Kamu? Ternyata Itu Bisa Mengungkap Kepribadian Aslimu Lho! Cek Penjelasannya Berikut

Isu menjadi ketum Golkar ini berhembus sejak pasca pemilu yang lalu. Mulanya Presiden Jokowi yang digadangkan menjadi ketum Golkar.

Isu terus berkembang dan menyeret nama Gibran yang akan menduduki jabatan ketum Golkar.

Hal ini bermula dari dukungan Golkar terhadap pencalonan Gibran pendamping Prabowo dalam pemilu presiden yang lalu.

Baca Juga: Tes Kepribadian: Bentuk Jari Ternyata Bisa Mengungkap Sifat Kepribadianmu yang Tersembunyi Lho, Coba Buktikan!

Saat ditanya apakah dirinya sekarang menjadi anggota Golkar, Gibran hanya tersenyum sambil berkata bahwa dia banyak ketinggalan berita akhir-akhir ini.

Seperti yang kita ketahui, Gibran adalah kader PDIP yang dicalonkan Golkar untuk maju sebagai calon wakil presiden.

Pencalonan kader lintas partai ini memang tidak lazim atau bahkan belum pernah terjadi di kancah perpolitikan tanah air.

Pencalonan Gibran sebagai cawapres oleh Golkar menunjukkan bahwa dirinya memiliki nilai lebih dibandingkan kader ‘senior-senior dan lebih berpengalaman’ itu.

Baca Juga: Ingin Ajukan KUR Kecil Bank BRI? Persyaratan dan Jenis Lengkap di Sini

 

Gibran mengaku tidak memikirkan peluang untuk menjadi ketum Golkar karena untuk saat ini dirinya masih berfokus pada pekerjaan-pekerjaan yang ada di Solo.

Saat ditanya apakah dirinya terus menjalin komunikasi dengan ketum Golkar saat ini, Gibran menjawab diplomatis bahwa komunikasi terus terjalin bukan hanya dengan Golkar, tapi juga dengan ketum partai-partai lain.

Saat ditanya tentang kendaraan (politik) yang akan digunakannya ke depan, Gibran menjawab bahwa dia tidak akan kemana-mana, dan belum memikirkan kendaraan.***

Baca Juga: Info Loker 2024! Perusahaan Konsultan Marketing asal Korea Buka Lowongan Admin Media Sosial Freelance, Cek Selengkapnya Disini!

Reporter Muhammad Imansyah
Editor Imanudin Abdurohman