AYOJAKARTA.COM - Rismon Sianipar selaku Pakar Digital Forensik dan Komputer Vision mengungkap bukti foto dugaan gladi resik Krishna Murti sebelum persidangan Jessica Wongso.
Bukti foto yang dibeberkan Rismon Sianipar itu diungkap dalam YouTube Balige Academy yang tayang pada Jumat, 15 Maret 2024.
Menurut keterangan Rismon Sianipar, Krishna Murti, jaksa Hari Wibowo, Muhammad Nuh Al Ahzar dan sejumlah orang lainnya melakukan persiapan sebelum sidang Jessica Wongso.
Persiapan itu diduga dilakukan untuk menipu hakim terkait rekaman CCTV yang disebut oleh Rismon telah direkayasa.
“Sebelumnya mereka telah gladi resik, ini dia gladi resik mereka sebelum Muhammad Nuh Al Ahzar di persidangan dengan Christoper Hariman Rianto ini menipu,” kata Rismon sambil menunjukan bukti foto pertemuan mereka.
Dalam foto tersebut, ada Krishna Murti yang duduk di sebelah jaksa Hari Wibowo sambil merangkul.
“Ini dia Hari Wibowo dirangkul oleh Krishna Murti,” kata Rismon.
Baca Juga: TOP 5 Jurusan Teknik Paling Banyak Diminati Perusahaan, Bisa Dapat Gaji Fantastis!
“Mereka sudah melakukan pelatihan supaya lancar besoknya kau tanya ini ku jawab ini kau tanya itu kau jawab itu,” imbuhnya.
Terkait kejanggalan kasus kopi sianida, Rismon sangat menyayangkan Kapolri dan Jaksa Agung hingga kini masih belum bertindak.
Sebab, menurutnya rekaman CCTV pada TKP kematian Wayan Mirna Salihin telah direkayasa.
Adapun orang yang diduga telah merekayasa CCTV tersebut adalah Muhammad Nuh Al Ahzar dan Christoper Hariman Rianto.
Baca Juga: UPDATE INFO THR dan Gaji ke-13 ASN: Simak Jadwal, Besaran, dan Ketentuannya di Sini!
Ia menjelaskan dalam perkara ini Muhammad Nuh Al Ahzar telah melakukan down scalling rekaman CCTV yang digunakan dalam persidangan Jessica Wongso.
“Muhammad Nuh, dia yang melakukan down scalling, down scalling itu menyebabkan objek menjadi kasar dan kabur,” ungkapnya.