AYOJAKARTA.COM - Pemerintah melalui Kementrian Agama (Kemenag) resmi menetapkan awal Bulan Ramadhan jatuh di pada Selasa, 12 Maret 2024.
Namun sebagian umat muslim, terutama pengikut organisasi keagamaan Muhammadiyah telah memulai awal puasa di hari Senin, 11 Maret 2024.
Begitu mengumumkan awal puasa, Muhammadiyah juga telah mengeluarkan jadwal imsakiyah selama satu bulan penuh. Jadwal tersebut dapat di download di situs resmi muhammadiyah.or.id.
Baca Juga: CPNS 2024 Dibuka April! Berikut Top 10 Instansi Paling Banyak Peminat pada CPNS 2023
Jika diperhatikan ada perbedaan waktu salat yang tertera di jadwal imsyakiha yang dikeluarkan Muhammadiyah dengan yang lain.
Terutama di waktu Shalat Subuh, mundur 8 menit.
Dilansir Ayojakarta.com dari YouTube YouTube Muhammadiyah Channel dijelaskan tentang hal tersebut.
Pada Musyawarah Nasional Tarjih ke-13 tahun 2020 lalu, ulama Muhammadiyah berkumpul dan membahas titik ketinggian matahari di bawah ufuk saat ajar.
Pembahasan ini berawal saat Indonesia kedatangan ulama pendakwah dari timur tengah.
Ulama tersebut heran, karena adzan subuh di Indonesia masih sangat gelap.
Hal ini lalu memunculkan perdebatan bagi para ahli dan ulama.
Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah ikut menyumbang gagasan ihwal parameter terbit fajar.
Diputuskan bahwa dib atau ketinggian matahari berada di minus 18 derajat dibawah ufuk. Dari sebelumnya minus 20 derajat.
Baca Juga: Alokasi Uang Anggaran Bulan Ramadhan untuk Gaji UMR, Perhatikan Pos-pos Pengeluaran
Artinya, waktu Subuh yang selama ini dipakai di Indonesia lebih pagi sekitar 8 menit.
Pandangan ini juga didukung mayoritas ulama yang juga ahli astronomi.
Sejumlah negara juga menggunakan kriteria awal Subuh di ketinggian minus 18 derajat. Seperti Malaysia, Turki, Inggris, Perancis, Australia dan Nigeria.
Lalu, apakah jadwal ini banyak berlaku di Bulan Ramadhan saja? Jawabannya tidak.
Jadwal sholat ini tetap digunakan di luar Bulan Ramadhan. Pertanyaan lain muncul. Bagaimana dengan jadwal keempat shalat lainnya?
Baca Juga: Peluang di Balik Investasi Trading Forex: Memahami Pasar dan Potensi Keuntungannya
Jadwal sholat yang mundur 8 menit ini hanya berlaku di untuk Shalat Subuh saja. Sedangkan keempat jadwal shalat lainnya hampir sama.
Karena di luar Subuh mudah dikenal dengan melakukan pengamatan pada peredaran matahari.
Sedangkan waktu Subuh dalam Al Quran pun hanya memberikan isyarat.
Jika awal Subuh terjadi saat adanya benang putih setelah munculnya benang hitam.
***