News

Ini Cara Menentukan Awal Puasa Versi Pemerintah, NU dan Muhammadiyah

Oleh: Atiek Widyastuti Hadi Sabtu 09 Mar 2024, 14:16 WIB
Apakah Puasa 1 Ramadhan 2024 termasuk libur?

AYOJAKARTA.COM - Ramadhan sebentar lagi. Umat muslim di Indonesia dan dunia sudah bersiap menjalani puasa dan ibadah-ibadah lainnya.

Lalu kapan mulai Ramadhannya? Di Indonesia ada beberapa cara dalam menentukan awal Ramadhan. 

Pemerintah, ormas Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah memiliki cara sendiri.

Baca Juga: Hindari 9 Hal Ini Jika Tak Ingin Otakmu Rusak, Nomor 9 Paling Banyak Dilakukan

Pemerintah

Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) RI dalam menentukan awal Ramadhan melalui sidang isbat.

Sidang Isbat biasanya digelar juga pemantauan hilal atau yang disebut Rukyatul Hilal untuk menentukan awal Ramadhan.

Kemenag RI akan melakukan pemantauan hilal pada Minggu 10 Maret 2024 di 134 titik di seluruh Indonesia.

Nantinya hasil pemantauan akan menentukan kapan dimulainya awal puasa.

Baca Juga: 5 Tanda Kamu Insecure, Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Menanganinya Agar Kamu Bisa Lebih Percaya Diri

Nahdlatul Ulama (NU)

Metode yang digunakan NU biasanya sama dengan pemerintah.

Biasanya biasanya awal Ramadan memiliki persamaan tanggal dengan yang ditetapkan pemerintah.

Berdasarkan kalender Hijriah yang disusun Kemenag RI 2024, perkiraan awal puasa akan jatuh pada Selasa 12 Maret 2024.

Muhammadiyah

Dasar yang digunakan Muhammadiyah dalam menentukan awal puasa adalah Wujudul Hilal.

Muhammadiyah telah menentukan terlebih dahulu, kalau awal Ramadhan 2024 jatuh di Hari Senin 11 Maret 2024

Perbedaan dalam penentuan awal Bulan Ramadhan sudah cukup sering terjadi di Indonesia.

Baca Juga: Hati- Hati! Cara Berdiri Kamu Ungkapkan Kepribadian Sesungguhnya Yang Ada Dalam Dirimu!

Bukan hanya puasa, dalam penentuan 1 Syawal juga beberapa kali ada perbedaan.

Pemerintah, Muhammadiyah maupun NU juga menghimbau agar seluruh umat Islam menghargai perbedaan.

***

Reporter Atiek Widyastuti Hadi
Editor Maria Wulan