News

Rismon Sianipar Sebut Ardito Muwardi Pakai Video CCTV Rekayasa Kasus Jessica Wongso untuk Tanya Ini ke Toksikolog

Oleh: Nisrina Harum Lestari Sabtu 09 Mar 2024, 09:53 WIB
Rismon Sianipar Sebut Ardito Muwardi Pakai Video CCTV Rekayasa Kasus Jessica Wongso untuk Tanya Ini ke Toksikolog

AYOJAKARTA.COM – Rismon Sianipar kembali membeberkan bukti kejanggalan kasus kopi sianida yang menyeret Jessica Kumala Wongso.

Baru-baru ini, Rismon Sianipar menyampaikan bahwa Jaksa Ardito Muwardi menghadirkan video CCTV kasus Jessica Kumala Wongso yang sudah direkayasa.

Seperti diketahui, salah satu barang bukti dalam kasus Jessica wongso adalah rekaman kamera CCTV Kafe Olivier.

Rismon Sianipar menilai dengan menghadirkan CCTV hasil rekayasa maka Ardito Muwardi sama saja telah bekerja sama dengan Muhammad Nuh Al Azhar dan Christopher Hariman Rianto.

“Dia menyajikan di persidangan video CCTV rekayasa. Membiarkan berarti bekerja sama ya, membiarkan barang bukti digital video CCTV yang dimuat di dalam flashdisk itu berubah waktu demi waktu. Berarti dia bekerja sama dengan para penipu perekayasa Muhammad Nuh Al Azhar dan Christopher Hariman Rianto,” kata Rismon Sianipar dikutip ayojakarta.com dari YouTube Balige Academy, Sabtu (9/3/2024).

Baca Juga: Sebut Christopher Hariman Rianto Bohong Soal Rekayasa Warna Video CCTV Kasus Jessica Wongso, Rismon Sianipar: Itu Brutal, Bar-bar!

Rismon menjelaskan video CCTV kamera 9 hasil rekayasa ditampilkan dalam sidang untuk ditanyakan kepada Toksikolog Nursamran Subandi.

Ia menyebut video tersebut digunakan untuk menanyakan kepada Nursamran terkait warna kopi setelah diminum Wayan Mirna Salihin.

“Kamera CCTV 9 dipakai oleh Ardito Muwardi untuk menanyakan warna kopi setelah diminum Mirna kepada Toksikolog Nursamran Subandi. Kamera CCTV 9 yang sudah dikabur-kaburkan oleh Muhammad Nuh ditanyakan warna itu ke Toksikolog di depan pengadilan,” jelasnya.

Rismon mengungkapkan bahwa video CCTV yang ditampilkan merupakan hasil penurunan resolusi video dari 1080P menjadi 960H.

Baca Juga: Christopher Rianto Dipermalukan Kuasa Hukum Jessica Wongso Sampai Gagap, Rismon Sianipar Ungkap Rahasia yang Belum Pernah Tersingkap

Itu artinya, sebanyak 1,5 juta pixel telah dibuang dari ukuran aslinya yaitu 2 juta pixel per frame.

Dari hasil penurunan resolusi tersebut hanya tersisa sekitar 550 pixel per frame sehingga mempengaruhi kualitas gambar.

Semua objek diam maupun bergerak yang ada di dalam video CCTV tersebut menjadi kerdil dan mengubah semua nilai intensitas yang merepresentasikan warna setiap objek pada frame.

“1,5 juta pixel dibuang harusnya 2 juta pixel jadi 550 ribu pixel. Nilai-nilai integer yang mewakili warna kopi itu semua sudah berubah. Bagaimana itu ditanyakan di depan persidangan, kepada Toksikolog, itu hasil rekayasa Muhammad Nuh. Dari bukti tertulis sudah jelas kamera 9,” ungkapnya.

Baca Juga: Mengejutkan! Otto Hasibuan Disebut Tertipu Sosok Ini dalam Sidang Jessica Wongso, Rismon Sianipar Desak Kapolri Investigasi Keterlibatan Krishna Murti

Lebih jauh, Rismon meyakini video yang ditampilkan dalam sidang benar-benar sudah direkayasa.

Pasalnya, ia menilai kualitas video yang dihasilkan kamera CCTV Kafe Olivier sangat bagus sehingga tidak mungkin terlihat buram.

“Sistem kamera di Kafe Olivier itu termasuk sangat bagus. Dikaburkan dan itu disajikan untuk dianalisa Nursamran Subandi di depan pengadilan,” tutupnya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Fathul Amanah