AYOJAKARTA.COM – Nama Jusuf Hamka saat ini sudah tidak asing di telinga masyarakat Indonesia.
Jusuf Hamka merupakan salah satu pengusaha terkaya di Indonesia dalam bisnis bidang jalan tol.
Di balik kesuksesannya hari ini, ada banyak kisah menarik yang dialami Jusuf Hamka saat masih muda.
Konglomerat yang kerap disapa Babah Alun ini pernah pura-pura mengaku punya perusahaan saat masih muda.
Baca Juga: Jusuf Hamka Ogah Pamer Harta Meski Jadi Konglomerat: Gak Flexing Aja Orang Kenal Saya
Dalam podcast yang tayang di kanal YouTube Jusuf Hamka, ia pernah pura-pura mengaku punya perusahaan demi memiliki pacar.
“Waktu muda saya pura-pura kaya seolah-olah perusahaan saya punya, padahal kakak saya yang punya, untuk dapat pacar. Bukan untuk nipu orang, supaya dilihat,” kata Jusuf Hamka dikutip ayojakarta.com pada Jumat (8/3/2024).
Jusuf Hamka mengungkapkan dirinya pura-pura mengaku punya perusahaan karena sempat ditanya mengenai pekerjaan oleh ayah kekasihnya.
Padahal, perusahaan yang ia akui sebagai miliknya merupakan milik kakaknya sendiri.
“Jadi pacar saya punya bapak nanya, punya apa itu orang, oh di perusahaan itu gitu kan, cuma buat dapat pacar,” ungkapnya.
Baca Juga: Profil Jusuf Hamka, Pengusaha Jalan Tol Sukses yang Pernah Diisukan Tak Bayar Pajak Selama 35 Tahun
Jusuf Hamka menjelaskan pada zaman dulu orang tua pihak perempuan akan mempertanyakan pekerjaan laki-laki yang mendekati anaknya.
Menurutnya, jika seorang laki-laki tidak mempunyai pekerjaan maka orang tua pihak perempuan enggan merestui hubungannya.
Sebab, orang tua pihak perempuan ingin sang anak mendapatkan pasangan yang memiliki pekerjaan.
Jusuf Hamka menyebut flexing zaman dulu dilakukan hanya untuk terlihat bagus di depan calon mertua.
“Dulu kan kalau ditanya kerja lu apa, kalau enggak ada kerjaan lu mau anak gua lu kerja apa enggak punya kerjaan sono enggak usah, katanya anak gua perlu orang yang kerja. Jadi perusahaan kakak saya, saya akuin perusahaan saya. Jadi flexing zaman dulu gitu. Cuma supaya di depan calon mertua kelihatan bagus,” pungkasnya.***