News

Pertemuan Joko Widodo dengan Para Menteri Tuai Polemik, Pernyataan Mardani Ali Sera Soal Matahari Kembar Jadi Bencana!

Oleh: Karseno AJ Rabu 16 Apr 2025, 12:49 WIB
Pertemuan Jokowi dengan para menteri tuai polemik, begini pernyataan Mardani Ali Sera soal matahari kembar

AYOJAKARTA.COM -- Pernyataan Menteri Kelautan dan Perikanan saat menyambangi kediaman Joko Widodo menjadi akar polemik munculnya wacana Matahari Kembar.

Usai sowan ke Solo, Sakti Wahyu Trenggono diketahui menggunakan istilah Bos untuk menggantikan nama Joko Widodo sehingga istilah Matahari Kembar mulai beredar.

Pernyataan Sakti Wahyu Trenggono soal Bos-nya usai menemui Joko Widodo, oleh politisi PKS langsung dijadikan batasan agar isu Matahari Kembar tidak benar-benar terjadi.

Baca Juga: Dampak Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, Nama Universitas Gadjah Mada Disebut Jadi Universitas Geng-nya Mulyono

Selain disambangi Menteri Kelautan dan Perikanan, kediaman Jokowi juga didatangi Mekes Budi Gunadi Sadikin, Luhut Binsar, Bahlil Lahadalia serta Zulkifli Hasan.

Sebelum pernyataan politisi PKS Mardani Ali Sera menuai beragam sorotan, penggunaan istilah Matahari Kembar juga pernah disampaikan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat.

Saat perayaan ulang tahun Partai Demokrat ke-23 yang digelar pada 9 September 2024 silam, SBY mengingatkan pentingnya belajar kepemimpinan dari alam semesta.

“Belajar dari tata surya di alam ini hanya ada satu matahari, akan kacau kalau mataharinya ada banyak, maka akan semakin panas,” sentil SBY saat itu.

Baca Juga: Geram! Jokowi Ancam akan Ambil Jalur Hukum bagi Penyebar Rumor Ijazah Palsu

Mengacu pada falsafah tersebut, SBY mengingatkan agar tidak ada dualisme kepemimpinan di tubuh suatu organisasi, parpol terlebih bangsa sebesar Indonesia.

Menyikapi kuatnya wacana Matahari Kembar, Hasan Nasbi selaku Kepala Komunikasi Kepresidenan sempat memberi tanggapan.

Hasan Nasbi meminta agar silaturahmi sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu yang kini masih berada dalam jajaran Kabinet Merah Putih, tidak ditafsir secara politis.

Tanggapan senada terkait kunjungan sejumlah menteri dan narasi Matahari Kembar juga disampaikan Ketua DPR RI Puan Maharani.

Baca Juga: Pakar Telematika Ungkap Tagar 'Adili Jokowi' Serta Makzulkan Fufufafa Perlu Dilakukan, Joko Widodo Siapkan Bala Bantuan

Menurut Puan, Presiden Republik Indonesia adalah Prabowo Subianto sehingga wacana Matahari Kembar yang merujuk kepada Jokowi tidak perlu dipertanyakan lagi.

Dampak dari munculnya pernyataan terkait Matahari Kembar, politisi PKS Mardani Ali Sera kini justru dianggap terlalu mempolitisir pertemuan Jokowi dengan sejumlah menteri.

Selain dinilai terlalu mempolitisasi oleh Jazilul dari PKB, hal serupa juga disampaikan politisi Partai Golkar M. Sarmuji.

Baik Sarmuji dan Jazilul sependapat, bahwa silaturahmi sejumlah menteri kabinet Indonesia Bersatu ke kediaman Presiden Ketujuh RI merupakan hal positif.

Baca Juga: Resmi! Inilah Daftar Lengkap Pengurus Danantara, Ada Nama Jokowi dan SBY

Meski tidak lagi menjabat sebagai Presiden, sosok Jokowi menurut kedua politisi tersebut merupakan orang yang banyak berjasa bagi bangsa dan negara sehingga perlu dihargai.

Kritik terhadap pernyataan Mardani Ali Sera terkait Matahari Kembar selain datang dari politisi PKB dan Golkar, juga datang dari PKS yang memayunginya.

Menurut Jubir PKS, pernyataan Mardani Ali Sera tidak dapat dianggap sebagai suara PKS secara institusional karena tidak menjabat apapun dalam struktur kepengurusan.***

Reporter Karseno AJ
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil