News

Jadi Trending Topik, Grafik Lingkaran dan Batang Hasil Perhitungan Suara di Situs KPU Pagi Ini Hilang

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Rabu 06 Mar 2024, 14:38 WIB
Jadi Trending Topik, Grafik Lingkaran dan Batang Hasil Perhitungan Suara di Situs KPU Pagi Ini Hilang

AYOJAKARTA.COM -- Bagi yang terbiasa mengecek hasil hitung suara di situs KPU, ada yang berbeda dalam tampilan situs tersebut sejak pagi tadi.

Perbedaan tersebut adalah grafik hasil perhitungan suara yang berbentuk diagram lingkaran dan batang tersebut hilang alias tidak ditampilkan.

Untuk melihat grafik yang sudah tidak ditayangkan tersebut bisa mengakses https://pemilu2024.kpu.go.id/pilpres/hitung-suara

Baca Juga: KPU RI Meminta Bantuan Presiden Jokowi untuk Memfasilitasi Pemungutan Suara Ulang di Kuala Lumpur

Hilangnya grafik hasil perhitungan suara tersebut akibat temuan ketidaksesuaian antara formulir model c hasil plano dengan hasil hitung suara.

Diberitakan sebelumnya Ketua DPP PPP, Dahlia Umar, mengungkapkan keheranannya terhadap keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang menghentikan broadcast atau publikasi C1 hasil di situs resmi mereka.

Dahlia Umar menegaskan bahwa kekhawatiran muncul bahwa hasil C1 bisa diubah-ubah.

Ia menyatakan kebingungannya mengapa hasil C1 tidak dipublikasikan secara langsung.

Baca Juga: Lonjakan Suara PSI di Pemilu 2024 Tuai Kontroversi? Jokowi: Tanya ke KPU

"Yang sekarang aneh adalah justru KPU menghentikan broadcast atau publikasi C hasil di sirekap, kekhawatiran kami jangan-jangan C hasilnya diubah-ubah dong. Kenapa enggak dipublikasiin saja," katanya

Lebih lanjut, Dahlia Umar mengungkapkan bahwa di daerah pemilihannya, pleno telah selesai dilakukan namun hasilnya tidak tersedia di situs resmi KPU.

Dahlia menegaskan bahwa ia memiliki salinan C1 dan mengetahui dengan pasti jumlah suara yang diperoleh oleh partai, jumlah pemilih yang hadir, serta berbagai data penting lainnya.

Ia menegaskan bahwa segala data tersebut harus sesuai dan mengharapkan bahwa hasil sirekap besok tidak akan berbeda dengan data yang dimilikinya.

Baca Juga: Wacana Hak Angket DPR, Ryaas Rasyid Sebut Ketua KPU Harus Ditangkap: Dia Bertanggungjawab

Dahlia Umar menegaskan bahwa fokusnya saat ini adalah menuntut KPU untuk memperbaiki proses sirekap agar terjamin keabsahan dan keakuratan data yang disampaikan kepada publik.

"Kalau besok kemudian di sirekap berbeda kita akan protes," tegasnya.

Menanggapi grafik hasil perhitungan suara yang berbentuk diagram lingkaran dan batang, Ketua Divisi Teknis KPU RI Idham Holik, mengatakan pihaknya saat ini hanya menampilkan formulir model C hasil plano saja dalam Sirekap.

“Kini kebijakan KPU hanya menampilkan bukti otentik perolehan suara peserta Pemilu,” kata Idham dikutip dari Republika.co.id.

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil