News

Jadi Otak Pembunuhan di Bogor, Caleg DPR RI Bawa Barang Milik Korban: Saya Menyesal

Oleh: Linda Wati Selasa 05 Mar 2024, 17:43 WIB
Jadi Otak Pembunuhan di Bogor, Caleg DPR RI Bawa Barang Milik Korban: Saya Menyesal

AYOJAKARTA.COM -- Caleg DPR RI muda berinisial DPP kini tengah menjadi perbincangan publik.

Bagaimana tidak, caleg DPR RI tersebut menjadi otak pembunuhan seorang wanita bernama IDES di Bogor, Jawa Barat.

DPP dan kekasihnya, DA merupakan pelaku utama dalam pembunuhan IDES.

 Baca Juga: Diserang Netizen Gegara Bela Tersangka Pembunuhan Dante, Gisella Anastasia: Itu Namanya Apes Banget

Diketahui, kasus pembunuhan yang dilakukan oleh caleg DPR RI muda ini disebabkan karena cinta segitiga antara DPP, IDES dan DA.

DPP merupakan caleg dari Partai Garuda dan menjadi salah satu peserta di Pemilu 2024.

Dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Kompastv, Teddy Gusnaidi, Waketum Partai Garuda menegaskan bahwa pelaku sudah dipecat sebagai anggota partai.

“Pelaku yang kebetulan caleg Partai Garuda tentu secara aturan partai, beliau tidak lagi menjadi anggota partai Garuda,” kata Teddy Gusnadi.

 Baca Juga: Motif Pembunuhan Mirna Salihin Belum Jelas, Wirang Birawa Beberkan Clue Siapa Pelaku Asli: Bukan Jessica Wongso!

Teddy juga berharap, agar para pelaku dapat dihukum sesuai dengan perbuatannya.

DPP juga telah mengakui perbuatannya dan mengaku menyesal serta meminta maaf kepada keluarga korban.

“Saya mengakui saya salah dan saya menyesal, saya minta maaf kepada korban dan keluarga korban atas perbuatan saya,” ujarnya.

Sementara itu, Kombes Jules Abraham Abast, Kabid Humas Polda Jabar juga mengatakan bahwa pihak kepolisian berencana akan melibatkan ahli psikologi untuk mengetahui kondisi kejiwaan para pelaku.

 Baca Juga: Mahfud MD Sebut Keluarga Brigadir J Tak Percaya Ada Pembunuhan, Irma Hutabarat: Bohong, Itu Tak Masuk Akal!

“Terkait dengan kondisi mental dari para pelaku apakah ini terkait dengan gangguan mental, psikopat dan lain sebagainya tentu kita memerluka ahlinya, untuk itu kita nanti perlu dilakukan pemeriksaan oleh ahli psikologi,” jelasnya.

Kemudian, dalam konferensi pers diperlihatkan juga barang bukti berupa tas dan jam tangan korban yang diambil pelaku.

Bed cover serta selimut digunakan oleh para pelaku untuk membungkus Indriana dan mobil yang digunakan ketiga tersangka dan korban.***

Reporter Linda Wati
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil