News

Menanti Hak Angket DPR Digulirkan, Deddy Sitorus Ungkap Perkembangannya

Oleh: Nisrina Harum Lestari Selasa 05 Mar 2024, 14:05 WIB
Politisi PDIP, Deddy Sitorus

AYOJAKARTA.COM – Kapan hak angket DPR digulirkan masih menjadi tanda tanya besar di kalangan masyarakat dan politisi.

Baru-baru ini, Politisi PDIP Deddy Sitorus mengungkapkan perkembangan terkini mengenai pengajuan hak angket DPR.

Deddy Sitorus mengatakan hingga saat ini DPP PDIP masih terus membahas masalah hak angket.

Seperti diketahui, PDIP menjadi inisiator pengajuan hak angket untuk mengusut dugaan kecurangan Pemilu 2024.

“Yang saya tahu sampai hari ini DPP masih rapat. Jadi saya belum bisa bilang sekarang,” kata Deddy Sitorus dikutip ayojakarta.com dari YouTube Metro TV, Selasa (5/3/2024).

Baca Juga: Rismon Sianipar Ungkap Rekayasa CCTV juga Terjadi saat Jessica Wongso Lakukan Hal Ini

Deddy menjelaskan bahwa berdasarkan survei Kompas diketahui publik setuju dengan pengajuan hak angket.

Namun, Deddy menegaskan bahwa tujuan utama pengajuan hak angket bukan untuk urusan Pemilu 2024.

“Suvery Kompas hari ini 62,2 persen publik setuju hak angket kecurangan Pemilu. Tetapi kalau saya melihat hak angket ini utamanya bukan untuk urusan Pemilu dalam artian urusan hasil, siapa yang menang, berapa suaranya, bukan itu. Itu nanti implikasi,” jelasnya.

Mengenai tanda tangan dukungan untuk pengajuan hak angket sudah rampung atau belum, Deddy belum bisa memastikan.

Baca Juga: Menilik Soal Hak Angket Yang Ramai Dibahas usai Diusulkan Ganjar

Menurutnya masih ada waktu untuk mengumpulkan semua tanda tangan tersebut.

Seperti diketahui, salah satu mekanisme dalam pengajuan hak angket adalah perlunya dukungan minimal 25 anggota parlemen dan harus berasal dari lebih dari satu fraksi di DPR.

Deddy juga mengingatkan agar pengajuan hak angket tidak dikaitkan dengan Pemilu 2024.

Pasalnya hingga kini Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga belum mengumumkan siapa yang menjadi pemenang Pilpres 2024.

“Besok kita lihat dan tidak hanya besok, masih bisa besok, bisa lusa. Karena seperti yang saya sampaikan ini bukan sekedar, jangan ditarik-tarik dengan Pemilu. Karena Pemilu belum ada pemenangnya, KPU belum menetapkan hasilnya,” pungkasnya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Fathul Amanah