News

Rismon Sianipar Ungkap Rekayasa CCTV juga Terjadi saat Jessica Wongso Lakukan Hal Ini

Oleh: Nisrina Harum Lestari Selasa 05 Mar 2024, 13:45 WIB
Kolase Foto Rismon Sianipar dan Jessica Wongso

AYOJAKARTA.COM – Saksi Ahli Digital Forensik kasus Jessica Kumala Wongso yakni Rismon Sianipar kembali membongkar dugaan rekayasa CCTV yang dilakukan Muhammad Nuh Al Azhar.

Rismon Sianipar mengatakan bahwa Muhammad Nuh telah melakukan rekayasa CCTV kamera 9.

CCTV yang sudah direkayasa tersebut memperlihatkan Jessica Kumala Wongso sedang menggaruk-garuk tangannya.

Akibat rekayasa CCTV tersebut, kedua hakim yang menangani perkara tersebut menyimpulkan bahwa Jessica Kumala Wongso menggaruk tangan karena terkena sisa sianida.

“Di kamera 9, Muhammad Nuh menuduh bahwa Jessica itu seolah-olah lengannya menggaruk-garuk dan disimpulkan oleh Binsar Gultom dan Partahi Hutapea itu sisa sianida. Menurut Nursamran Subandi, toksikolog, seperti itu ya,” kata Rismon Sianipar dikutip ayojakarta.com dari YouTube Balige Academy, Selasa (5/3/2024).

Baca Juga: Tertangkap Basah! Rismon Sianipar Bongkar Bukti yang Tak Bisa Dibantah Oleh MN di Kasus Kopi Sianida, Apa Itu?

Rismon meyakini bahwa video CCTV kamera 9 yang ditampilkan Muhammad Nuh dalam persidangan adalah hasil rekayasa.

Menurutnya, rekayasa CCTV tersebut dilakukan dengan menurunkan kualitas video menjadi buram.

Rismon menilai jika Muhammad Nuh tidak ada niat untuk merekayasa CCTV seharusnya menampilkan video dengan kualitas asli.

“Padahal apa kenyataannya? Kenyataannya adalah itu hasil rekayasa. Seperti apa caranya? Caranya harus diburamkan supaya pengeditan itu gampang. Kalau tidak ada motivasi untuk merekayasa tangan Jessica tersebut ya ditampilkan (video resolusi) 1920x1080, terang jelas,” jelasnya.

Baca Juga: Rismon Sianipar Desak KAPOLRI untuk Periksa Krishna Murti, Diduga Komandoi Rekayasa CCTV Kasus Jessica Wongso

Rismon mengungkapkan berdasarkan BAP Christopher Hariman Rianto, ukuran asli rekaman CCTV dari kamera 9 adalah 1920x1080 piksel dengan laju frame 25fr/det.

Akan tetapi dalam BAP Muhammad Nuh ukuran video tersebut berubah menjadi 960x576 piksel dengan laju frame 10fr/det.

Karena kualitas video diturunkan atau didownscaling maka akan terlihat kabur dan buram.

“Harusnya tajam ya tangan Jessica. Cuma 5 meter itu dari kamera 9. Saya kira-kira itu cuma 3-5 meter lah dari kamera 9 dan kamera 6 di belakang meja 54. Tapi justru kabur dibuat oleh Muhammad Nuh,” tutupnya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Fathul Amanah