News

Suara PSI Melonjak Naik, Ade Armando Bantah Ada Cawe-cawe Jokowi

Oleh: Linda Wati Senin 04 Mar 2024, 19:51 WIB

AYOJAKARTA.COM - Perolehan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Pemilu 2024 yang kini melonjak naik tengah menjadi perbincangan publik.

Diketahui PSI kini melonjak naik menjadi 3,13%, yang mana hampir mendekati angka 4%. 

Ade Armando, Politisi PSI itu pun menanggapi soal isu penggelembungan suara dari partainya.

Baca Juga: Mengenal INFJ, MBTI Paling Langka di Dunia Beserta Ciri-Cirinya, Apa Kamu Termasuk?

Dikutip Ayojakarta.com dari Antara, Ade Armando membantah adanya cawe-cawe dari Presiden Joko Widodo.

Ade Armando mengatakan jika ada campur tangan dari Presiden Jokowi maka seharusnya kenaikan suara PSI terjadi sejak awal perhitungan suara di KPU.

Apalagi mengingat Presiden Jokowi memiliki otoritas yang sangat tinggi.

Baca Juga: Lowongan Kerja Freelance Social Media Admin PT Cheil Worldwide Indonesia, Salah Satu Anak Perusahaan Korea Terkenal

“Kalau memang udah mau cawe-cawe mau intervensi ya dari awal dong orang menganggap dia kan punya otoritas yang sangat tinggi,” kata Ade Armando.

“kalau sayang anak kan kenapa anaknya dibikin pusing dulu sampai nggak naik-naik baru sampai sekarang,” imbuhnya.

Sementara itu, Idham Holik, Komisioner KPU menjelaskan bahwa saat ini KPU masih melakukan rekapitulasi secara berjenjang.

Baca Juga: CEK REKENING! Akhirnya Update Status SIKS-NG Sudah Berubah Menjadi SI, Proses Dilakukan secara Bertahap

“Saat ini KPU masih melakukan rekapitulasi secara berjenjang, proses rekapitulasi saat ini pada umumnya sudah berada dalam tingkat KPU kabupaten kota walaupun memang masin dalam tingkat PPK,” kata Idham Holik.

Idham juga mengatakan bahwa Undang-undang telah memberikan waktu bagi KPU untuk menentukan hasil pemilu selama 35 hari sejak pemungutan suara.

Dan rencananya pada 20 Maret 2024, KPU akan mengumumkan hasilnya.

“Undang-undang memberikan waktu kepada KPU untuk menetapkan hasil pemilu selama 35 hari setelah pemungutan suara, Insha Allah tanggal 20 Maret 2024," pungkasnya.

 

***

Reporter Linda Wati
Editor Maria Wulan