AYOJAKARTA.COM – Eks gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau akrab disapa Kang Emil, mengunggah video di akun Instagram-nya terkait dengan billboard ‘OTW Jakarta’ yang diartikan banyak orang sebagai tanda akan maju dalam pilgub DKI.
Dalam video tersebut, Ridwan Kamil sendiri mengaku heran mengapa billboard dirinya diartikan sebagai arah politik.
“Terus terang saya itu bingung ya kenapa ditafsirkan macam-macam dengan pengertian sendiri, bahkan menafsirkan politik itu adalah baliho mau Gubernur Jakarta, padahal bukan,” ucap Ridwan Kamil dalam videonya, dikutip dari Instagram @ridwankamil, Jumat, 1 Maret 2024.
Dalam postingannya tersebut, Ridwan Kamil mengatakan bahwa itu bukanlah bersifat politik, melainkan sebuah iklan skincare.
"Tentang billboard yang kemarin ramai itu, bukanlah billboard komunikasi politik. Tapi itu adalah billboard marketing iklan di mana saya menjadi brand ambassador sebuah inovasi skincare khusus untuk para lelaki yang bernama @r1formen," tulis Ridwan Kamil.
Adapun alasan mengapa billboard tersebut bertuliskan ‘OTW Jakarta’, lantaran produk tersebut akan di launching di Senayan City pada 18 Maret 2024.
"Jika launching-nya di Surabaya tentunya ada billboard 'OTW Surabaya' nih," tulisnya.
Dirinya juga menyinggung Ahmad Sahroni, yang beberapa waktu lalu memberikan respon terkait kemungkinan Ridwan Kamil maju dalam Pilgub DKI Jakarta.
"Jadi Bang @ahmadsahroni88 itu bukan billboard mau nyagub di Jakarta yaa. Silakan abang aja yang ramai-meramaikan urusan ini. Saya belum mau ikutan," tulis Ridwan Kamil beberapa waktu lalu.
Ridwan Kamil juga menyampaikan bahwa dirinya hingga saat ini belum menentukan langkah politik yang akan diambil.
Sebab, dia mengaku kalau hatinya masih tentang lanjut di Jawa Barat. Namun ia juga tidak menutup kemungkinan akan di daerah lain termasuk Jakarta.
Ia juga memperimbangkan akankan maju kembali dalam Pilgub atau beristirahat mengurus keluarga.
"Juga sedang mempertimbangkan opsi lain, yaitu istirahat mengurus keluarga dan usaha, dan tidak melanjutkan karir politik, juga sedang menjadi pertimbangan," tulisnya.
Ridwan Kamil juga mengatakan bahwa saat ini proses Pilpres masih berlangsung, sehingga tidak perlu buru-buru membahas tentang Pilkada.
"Hemat saya, Pilpres saja belum usai perhitungan KPU-nya. Masa sudah harus membahas tentang Pilkada yang masih lama, November 2024. Demikian klarifikasinya," ucapnya.***