AYOJAKARTA.COM -- Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto menyatakan keyakinannya akan kelanjutan proses hak angket terkait Pemilu 2024.
Menurutnya, upaya untuk mewujudkan hak angket akan terus dilakukan melalui tim khusus yang telah dibentuk tim pemenangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.
Hasto Kristiyanto menyoroti berbagai dugaan kecurangan yang terstruktur, sistematis dan masif dalam Pemilu 2024 yang dilakukan pihak tertentu untuk memenangkan pasangan calon tertentu.
Baginya, hal ini menjadi bukti yang penting yang akan dijadikan bahan tim khusus untuk mendorong proses hak angket di DPR.
Dalam upaya ini, kata Hasto dipertimbangkan pula penggunaan strategi hukum dan politik termasuk masukan dari para pakar telematika.
"Kemungkinan penggunaan aspek strategi hukum, strategi politik termasuk masukan dari para pakar telematika," kata Hasto Kristiyanto dikutip ayojakarta.com dari YouTube Metro TV pada Kamis (29/2/2024).
Baca Juga: Jokowi 'Minggat' dari PDIP Pindah ke Golkar? Airlangga Hartarto Beberkan Hal Ini...
Keputusan yang diambil kata Hasto nantinya akan didasarkan pada rekomendasi dari tim khusus yang melibatkan para ketua umum partai politik serta pasangan calon.
"Ini tentu saja nantinya akan menjadi masukan yang sangat penting di dalam pengambilan keputusan dari yang akan diusulkan, direkomendasi oleh tim khusus yang telah dibentuk oleh para ketua umum partai politik bersama dengan pasangan calon," jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa telah dilakukan komunikasi intensif termasuk pertemuan dengan tim hukum yang dipimpin Todung Mulya Lubis.
Pertemuan Itu, tambah Hasto untuk membahas pengungkapan fakta terkait dugaan kecurangan pemilu.
"Telah dilakukan berbagai komunikasi, misalnya salah satu leading sektor untuk tim khusus itu adalah tim hukum. Bapak Todung Mulya Lubis sudah melakukan pertemuan-pertemuan terkait dengan pengungkapan fakta-fakta dugaan kecurangan pemilu dari hu Ke hilir," ungkapnya.***