News

Soal Kenaikan Pangkat Prabowo Subianto, Rocky Gerung: Jokowi Sedang Menanam Saham ke Prabowo

Oleh: Linda Wati Kamis 29 Feb 2024, 08:56 WIB
Menurut Rocky Gerung, pemberian gelar kepada capres nomor urut 02 itu merupakan bentuk penanaman saham dari Jokowi ke Prabowo.

AYOJAKARTA.COMPrabowo Subianto telah menerima pangkat istimewa Jenderal TNI (HOR) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Penyerahan pangkat istimewa pada Prabowo Subianto digelar di Gor Ahmad Yani, Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu, 28 Februari 2024.

Anugerah kenaikan pangkat Prabowo Subianto menuai banyak respon dari berbagai pihak termasuk oleh Rocky Gerung.

Menurut Rocky Gerung, pemberian gelar tersebut kepada capres nomor urut 02 itu merupakan bentuk penanaman saham dari Jokowi ke Prabowo.

Baca Juga: Program Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran Masuk dalam Anggaran RAPBN 2025, Sri Mulyani Komentar Begini

Hal itu disampaikan oleh Rocky Gerung dalam kanal YouTube-nya yang tayang pada Rabu, 28 Februari 2024.

“Tetapi bagi Jokowi menanam saham saya kira sekedar mau menunjukan bahwa Jokowi masih mampu untuk memasangkan di pundak Prabowo itu pundak kehormatan,” kata Rocky Gerung.

Menurut Rocky, saat ini Presiden Jokowi sedang kehilangan kepercayaan dirinya.

“Jokowi itu kehilangan kemampuan untuk percaya pada diri sendiri dan itu psikologi yang dibaca oleh publik termasuk publik internasional,” tuturnya.

Baca Juga: Program Kerja Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran Dibahas Kabinet Jokowi, Eks Dirjen Otda: Perilaku Tidak Pantas Presiden

Sehingga, pemberian pangkat tersebut dinilai supaya Prabowo tidak melupakan Jokowi.

Sementara itu, Rocky juga mendorong dengan adanya hak angket maka dapat membuktikan jika benar paslon 02 bersih dalam pemilu tahun ini.

Menurutnya, seharusnya baik Prabowo, Gibran maupun Presiden dapat bersedia untuk melakukan hak angket.

Maka bila mereka dibuktikan tidak bersalah, yang menuduh curang lah yang akan dipermalukan.

Baca Juga: Isu PPP akan Bergabung Koalisi Prabowo, AHY: Penguatan Koalisi Itu Terus Kita Bicarakan

“Jadi, mustinya Prabowo juga mendorong hak angket ini dan Gibran juga ‘oke kita bersedia diangket karena bisa menjawab semua pertanyaan itu dan yang menuduh kami harus dibuktikan kembali nanti’ Yang akan dipermalukan nanti justru Anies dan Ganjar misalnya,” jelasnya.***

Reporter Linda Wati
Editor Tedi Rukmana